Example 728x250
Pemerintah

Pertahankan ICH UNESCO, Atika Banowati Dorong Masyarakat Lestarikan Reyog Ponorogo

66
×

Pertahankan ICH UNESCO, Atika Banowati Dorong Masyarakat Lestarikan Reyog Ponorogo

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Ponorogo – Usai mendapat pengakuan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, berbagai upaya untuk menjaga dan melestarikan Reog terus digaungkan. Salah satunya oleh Anggota Komisi D DPRD Propinsi Jawa Timur, Atika Banowati.

Legislator Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut mengajak semua lapisan masyarakat untuk ikut serta menjaga Reog sebagai identitas Ponorogo yang mendunia.

Hal tersebut diungkapkan Atika Banowati saat menggelar sosialisasi budaya dengan tema ‘Menjaga dan Melestarikan Tradisi Reyog Ponorogo’ yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Cokromenggalan, Kecamatan/ Ponorogo, Kamis (27/11/2025).

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Ponorogo dari Fraksi Golkar yakni Moh. Komarudin, Muryanto dan Eko Priyo Utomo yang juga merupakan Ketua DPD Golkar Kabupaten Ponorogo. Selain itu, ada juga narasumber dari Yayasan Reyog Ponorogo, Dedy Setya Amidjaya dan Rofiki.

“Kita patut bangga sebagai warga Ponorogo karena reyog sudah mendunia, diakui dan mendapat pengakuan dari UNESCO”, ungkap Atika Banowati.

Selain upaya pelestarian seni Reog Ponorogo, sosialisasi ini juga untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam bidang lainnya, seperti kesehatan, pariwisata dan pendidikan yang lebih maju yang nantinya akan membawa Ponorogo lebih baik lagi.

Atika menegaskan, mempertahankan itu lebih sulit dari mendapatkan. Reyog masuk ICH UNESCO itu tentunya melalui proses yang panjang, untuk itu dirinya benar-benar mengajak semua pihak turut serta nguri – uri budaya adiluhung ini agar tetap diakui dunia melalui ICH UNESCO tersebut.

“Mari terus bersinergi untuk menjaga seni reog agar tetap eksis di mata dunia. Karena reog merupakan roh sekaligus lambang identitas masyarakat Ponorogo yang kuat dan bermartabat”, tandasnya. (ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *