Example 728x250
Pemerintah

Peringati Hari Jadi Ke-457, Pemkab Madiun Gelar Sepasma

718
×

Peringati Hari Jadi Ke-457, Pemkab Madiun Gelar Sepasma

Sebarkan artikel ini
Bupati Madiun Hari Wuryanto membuka Sepasma (Sepasar Ing Madiun) dalam rangka memperingati hari jadi ke-457, bertempat di lapangan Beran Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Rabu (02/7/2025)

Pewarta.TV, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar SEPASMA 2025 (Sepasar Ing Madiun) dalam rangka memperingati hari jadi ke-457. Sepasma resmi dibuka oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bertempat di lapangan Beran Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Rabu (02/7/2025)

Dengan semangat pelestarian seni tradisi dan pemberdayaan UMKM, SEPASMA menjadi etalase potensi lokal yang menggabungkan pertunjukan seni, bazar, hingga parade budaya dalam satu kemasan.

Kali ini, Sepasma diselenggarakan di tiga zona utama: Zona Selatan (Dolopo), Zona Tengah (Wungu), dan Zona Utara (Caruban). Festival berlangsung mulai 2 hingga 27 Juli 2025, dan diproyeksikan menjadi agenda tahunan unggulan daerah.

Turut hadir dalam pembukaan, Wakil Bupati Madiun, Ketua DPRD dan anggota DPRD Dapil 4, Sekda Kabupaten Madiun Ir. Tontro Pahlawanto, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat serta kepala desa dari wilayah kecamatan Geger, Dagangan, Kebonsari, Dolopo, dan Jiwan

Mengusung tema “Tour de Sambang Kampung Pesilat”, Zona Selatan di hari pembukaan Sepasma menyuguhkan pertunjukan beragam mulai dari orkes dangdut , seni tari pencak silat, Penampilan dari siswa SLB. Kemeriahan berlanjut dengan penampilan Reog “Senopati Pjoyo Menggolo” (3 Juli), Parade Gembrung, band lokal, hingga Shalawatan “Parade Seribu Rebana” pada 6 Juli. Dan Penampilan istimewa Orkes Jadul

Ketua Panitia Sepasma Zona Selatan, Tarnu Ashidiq, mengatakan gelaran ini menjadi jawaban atas kerinduan masyarakat selatan terhadap panggung budaya dan ekonomi kreatif.

“Ini merupakan momentum bersejarah.Warga, pelaku UMKM, dan seniman sangat antusias karena Sepasma kali ini benar-benar hadir di tengah mereka,” kata Tarnu.

Ia menjelaskan terdapat lebih dari 80 stand UMKM yang meramaikan kegiatan ini. Setiap kecamatan membawa empat stand, belum termasuk stand mandiri dan dari SLB.

“Awalnya kita prediksi 10 ribu pengunjung, tapi realitanya bisa lebih. Parkir meluber, lapangan penuh sesak. Ini jadi bukti antusias masyarakat sangat tinggi,”ujarnya

Selain itu, lanjut Tarnu, Sepasma ini juga sebagai upaya memberikan wadah strategis bagi pelaku umkm, ekonomi kreatif, pelaku seni dan budaya untuk dapat tumbuh berkembang menjadi potensi unggul dan mampu bersaing di kancah global yang dapat berkontribusi untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) desa maupun Kabupaten Madiun

Sementara Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan Sepasma menjadi salah satu event dimana para UMKM dapat memamerkan produk-produknya serta menampilkan berbagai kesenian yang dimiliki Kabupaten Madiun “Event Sepasma sebagai ajang promosi, dari produk-produk unggulan, budaya, serta karya-karyanya yang nantinya di promosikan ke masyarakat Kabupaten Madiun” ungkap Bupati (ik/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *