Example 728x250
Pendidikan

Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak melalui Teknologi Pembuatan Bokashi sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan di Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander

47
×

Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak melalui Teknologi Pembuatan Bokashi sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan di Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Bojonegoro (08/07/2026) – Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya yang tergabung dalam Tim KKN-T 24 melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan “Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak melalui Teknologi Pembuatan Bokashi sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan di Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander” di Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan misi mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan limbah ternak menjadi alternatif yang digunakan untuk pupuk tanaman maupun tanah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan arahan Dosen Pembimbing Lapang, Dr. Eko Nugroho, S. Pt., M. Sc.

Latar belakang kegiatan ini adalah melimpahnya limbah kotoran ternak di Desa Sumbertlaseh yang belum diolah secara maksimal, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Melalui program penyuluhan teknologi tepat guna Pupuk Bokashi, kotoran ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik hasil fermentasi yang dibuat dari bahan-bahan organik, yaitu kotoran ternak, jerami, dedak, sekam, atau limbah pertanian lainnya, dengan bantuan mikroorganisme (larutan EM4). Pupuk bokashi memiliki manfaat memperbaiki struktur dan kesuburan tanah dan memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan menjadi produk yang bernilai guna.

Acara dilaksanakan pada tanggal 08 Juli 2026 pukul 15.00 WIB di Balai Desa Sumbertlaseh. Pada Penyuluhan ini dihadiri dalam kegiatan ini para peternak dan petani setempat, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Tim mahasiswa yang terdiri dari Gemilang Zaydan Fanani, Voltaire Ahmedimajid Anakbumi, Nesa Yuna Arista, Defannya Alwin Kaylla, dan Haries Priayoga Ardhiansyah menyampaikan materi mengenai:

  • Konsep dasar pupuk bokashi dan manfaatnya.
  • Alat dan bahan pembuatan pupuk bokashi, seperti cangkul/sekop, terpal, ember, sprayer, abu jerami padi, dedak padi, kotoran hewan, EM4, dan tetes tebu.
  • Proses pembuatan pupuk bokashi dengan fermentasi anaerob.
  • Cara pengaplikasian pupuk bokashi sebagai pupuk organik untuk tanaman maupun tanah di lahan persawahan.
  • Sesi berikutnya adalah kegiatan demonstrasi langsung pembuatan pupuk bokashi, mulai dari pencampuran kotoran dengan abu jerami padi hingga merata, lalu penyemprotan larutan EM4 dengan air dan juga molases hingga penambahan dedak padi untuk sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme. Warga desa tampak antusias mengikuti praktik, bahkan beberapa peternak menyatakan minat untuk mencoba membuat pupuk bokashi secara mandiri maupun berkelompok.

    Pada penyuluhan ini kami juga menyarankan apabila menggunakan media log jamur sebagai bahan tambahan dalam pembuatan pupuk bokashi lebih dapat meningkatkan mutu pupuk bokashi dan mendukung pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.

    Kegiatan ini mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:

    • SDG 2: Tanpa Kelaparan – menjaga produktivitas pertanian untuk mendukung ketersediaan pangan.
    • SDG 1 & 8: Tanpa Kemiskinan dan Pekerjaan Layak – Memberikan peluang ekonomi melalui penghematan energi dan pemanfaatan limbah kotoran ternak.
    • SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – dengan memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan menjadi pupuk organik
    • SDG 15: Menjaga Ekosistem Daratan – melalui upaya menjaga kesuburan tanah dan mengurangi penggunaan pupuk kimia secara berlebihan.

     

    Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif untuk mengukur pemahaman peserta. Tim mahasiswa berkomitmen untuk terus mendampingi warga selama masa KKN, serta menjalin kerja sama dengan penyuluh peternakan setempat agar praktik pupuk bokashi ini dapat diterapkan berkelanjutan di Desa Sumbertlaseh.

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *