Pewarta.TV, Ponorogo – Pembangunan jembatan di Dukuh Bibis menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Jembatan ini menghubungkan Dukuh Bibis dan Dukuh Gupit, dua wilayah yang selama ini terpisah akses, Minggu (02/08/2026).
Selama puluhan tahun warga harus memutar menempuh jarak ribuan meter hanya untuk ke sekolah, ke sawah, ladang, atau sekadar bertamu. Kini harapan baru muncul dengan hadirnya jembatan permanen hasil gotong royong TNI dan masyarakat.
Sejak awal proses pembangunan, warga Bibis dan Gupit kompak turun ke lokasi. Puncaknya kemarin, pengecoran jembatan dikerjakan secara marathon satu hari penuh tanpa henti agar struktur beton kuat dan tidak retak.
“Semua warga bersama TNI terus kerja bakti, aktif baik pagi maupun sore. Bahkan hari ini serentak semua warga gotong royong membangun jembatan,” ujar Mukhorobin (50), Ketua RT 03/RW 03 Dukuh Bibis.
Bagi Mukhorobin yang juga berprofesi sebagai tukang bangunan, jembatan ini sangat vital untuk aktivitas sehari-hari warga.
“Kami sangat berterima kasih. TMMD telah menyupport dan membangun desa kami, baik itu pembangunan fisik, ketahanan pangan, pendidikan anak sekolah. Sehingga mempermudah orang-orang pedesaan, terutama warga Dukuh Bibis yang lewatnya sini semua,” pungkasnya.
Kehadiran Satgas TMMD ke-129 benar-benar diapresiasi warga. Selain membawa kemajuan pembangunan, para prajurit juga sudah menyatu di hati masyarakat Dukuh Bibis.
Dengan rampungnya jembatan ini, mobilitas warga diharapkan lebih cepat, biaya angkut hasil panen lebih murah, dan akses pendidikan serta kesehatan jadi lebih mudah dijangkau. (ns)












