Example 728x250
Advetorial

Bupati Madiun Monitoring Pelatihan Kerja Bagi Calon Pekerja Migran Indonesia

216
×

Bupati Madiun Monitoring Pelatihan Kerja Bagi Calon Pekerja Migran Indonesia

Sebarkan artikel ini
Bupati Madiun, Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dan OPD terkait melakukan monitoring pelatihan kerja bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan pelatihan pengelasan yang berbasis kompetensi. Selasa (3/6/2025).

Pewarta.TV, Madiun – Sebagai upaya mendukung program visi Presiden Prabowo serta mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersahaja (Bersih, Sehat dan Sejahtera), Pemkab Madiun  melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) dengan menggunakan sumber dana dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025 mengadakan pelatihan kerja

Bupati Madiun, Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dan OPD terkait melakukan monitoring pelatihan kerja bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan pelatihan pengelasan yang berbasis kompetensi. Selasa (3/6/2025).

Adapun lokasi pelatihan kerja berbasis kompetensi yang dikunjungi, di antaranya BLK-LN Berhasil Langgeng Kencana Desa Purworejo, Kecamatan Geger, LPK Aclasindo Inti Persada Desa Geger, Kecamatan Geger, dan LPK Sinergi Bisnis Abadi Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan pelatihan ini sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di pasar kerja global.

“Pelatihan ini merupakan salah satu program untuk menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi. Salah satunya adalah pengangguran terbuka kita yang masih cukup tinggi. Kami berharap tidak terlalu lama itu akan bisa terselesaikan,” ungkap Bupati

Bupati  berharap program ini dapat membuka peluang kerja baru di luar negeri, mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui remitansi dari para pekerja migran.

“Alhamdulillah tadi di BLK kita bisa memberikan pelatihan kepada CPMI yang luar biasa, dan Insya Allah, siap berangkat. Termasuk pelatihan pengelasan di LPK Aclasindo Inti Persada yang juga sangat luar biasa, karena semua alumni dari sini diterima di perusahaan-perusahaan besar, seperti PT PAL, IMS, termasuk perusahaan yang sudah kerjasama dengan Disnakerin,” terang Bupati

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berinovasi demi kemajuan Kabupaten Madiun.

“Pelatihan berbasis unit kompetensi ini akan kita kembangkan, mudah-mudahan ini betul-betul bisa membantu pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Madiun dalam rangka mengurangi pengangguran terbuka, bahkan bisa kami selesaikan secepatnya,” pungkasnya.(ik/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *