Pewarta.TV, Magetan – Warga Desa Pojoksari menyerbu pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. kegiatan berlangsung di Halaman Balai Desa Pojoksari, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Selasa (6/10/2026).
Program ini menjadi upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu daya beli masyarakat. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati dan Wakil Bupati Magetan turut meninjau langsung pasar murah yang digelar di halaman Kantor Desa Pojoksari tersebut, disambut Kepala Desa Pojoksari beserta perangkat dan jajaran forkopimca kecamatan Sukomoro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hadir langsung menyapa masyarakat yang datang untuk mendapatkan berbagai kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau. Selain berbelanja kebutuhan pangan, warga juga mendapat kesempatan memperoleh doorprize yang dibagikan dalam kegiatan tersebut.
Khofifah juga membagikan snack kepada anak-anak yang orangtuanya turut hadir dalam Pasar Murah. Suasana kegiatan pun berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“ Kami ucapkan terima kasih kepada ibu Gubernur Jawa Timur yang telah berkenan menjadikan desa Pojoksari sebagai tempat pasar murah, ini sangat membantu warga kami karena disuplay dengan harga bahan pangan yang lebih murah “ kata Edi Mulyono
Sementara berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur, total transaksi Pasar Murah di Pojoksari mencapai Rp84.999.000. Nilai tersebut terdiri dari transaksi bahan pokok sebesar Rp79.559.000 dan transaksi UMKM sebesar Rp5.440.000.
Untuk komoditas bahan pokok, beras SPHP menjadi komoditas dengan transaksi terbesar. Beras ukuran 5 kilogram dengan harga Rp55.000 per sak tersebut terjual sebanyak 1.000 sak, dengan nilai transaksi mencapai Rp55 juta.
Kemudian beras premium ukuran 5 kilogram dengan harga Rp70.000 per sak terjual sebanyak 100 sak atau senilai Rp7 juta. Gula seharga Rp14.000 per kilogram terjual sebanyak 200 kilogram dengan nilai Rp2,8 juta.
Minyakita dengan harga Rp13.000 per liter terjual sebanyak 360 liter senilai Rp4,68 juta. Sementara telur ayam ras dengan harga Rp20.000 per pack mencatat transaksi sebesar Rp4 juta, dengan penjualan sebanyak 200 kilogram sesuai data Disperindag Jatim.
Komoditas lainnya juga turut mencatat transaksi. Bawang merah dengan harga Rp6.000 per 250 gram terjual sebanyak 16 kilogram senilai Rp384.000. Bawang putih dengan harga yang sama terjual sebanyak 20 kilogram senilai Rp480.000.
Tepung seharga Rp10.000 per kilogram terjual sebanyak 60 kilogram dengan nilai Rp600.000. Cabai rawit merah seharga Rp4.000 per 100 gram terjual sebanyak 15,5 kilogram senilai Rp620.000.
Sementara cabai merah besar dengan harga Rp1.000 per 100 gram terjual sebanyak 15,5 kilogram dengan nilai Rp155.000. Daging ayam ras seharga Rp32.000 per kilogram terjual sebanyak 120 kilogram dengan nilai transaksi mencapai Rp3,84 juta.
Selain menyediakan kebutuhan pangan, Pasar Murah juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menawarkan produknya kepada masyarakat
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus upaya Pemprov Jatim mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Kehadiran UMKM dan pembagian doorprize turut menambah manfaat serta semarak kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Magetan tersebut. (sat)












