Pewarta.TV, Madiun – Inspektorat Kabupaten Madiun menggelar senam dan jalan sehat bersama Bupati Madiun dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Lapangan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jum’at (5/12/2025)
Dengan mengambil tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi” Jalan sehat ini diikuti ribuan peserta yang terdiri dari dinas, instansi se-Kabupaten Madiun, BUMD, BUMN, ASN, pelajar dan juga masyarakat sekitar. Jalan sehat diberangkatkan Bupati Madiun
Berbagai hadiah menarik pun dibagikan secara gratis. Seperti sepeda motor, Sepeda Gunung, lemari es, mesin cuci, televisi, kompor, dan puluhan doorprize. Di lokasi acara juga tersedia banyak layanan gratis, di antaranya layanan KB, donor darah, cek kesehatan, penerbitan NIB, layanan perbankan dan layanan administrasi kependudukan. Selain itu, juga disajikan pentas seni, penyerahan bansos, dan bazar UMKM

Dikatakan Kepala Inspektorat Kabupaten Madiun Joko Lelono, kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan dan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh kementerian, lembaga, termasuk pemerintah daerah, sektor usaha, sektor pendidikan, termasuk masyarakat sipil
“Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat sinergi dan kolaborasi antara kementerian, lembaga pemerintah daerah, sektor usaha, pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi,” ujar Joko
Menurutnya, peringatan Harkodia 2025 untuk menumbuhkan kesadaran bagi seluruh elemen mengenai dampak buruk korupsi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya korupsi serta dampaknya terhadap sosial, ekonomi, dan politik bangsa,” tambahnya
Sementara Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa semangat antikorupsi selaras dengan visi misi Kabupaten Madiun yaitu Bersahaja bersih, sehat, dan sejahtera. Ia menekankan bahwa tata kelola administrasi yang tertib menjadi kunci dalam mencegah celah terjadinya praktik korupsi.
“Kalau administrasinya tertib, semuanya terlihat jelas, dan peluang untuk korupsi akan tertutup,” ungkapnya.
Bupati menyoroti pentingnya sinergi dengan instansi vertikal yang ada di Kabupaten Madiun dalam langkah pencegahan serta penindakan korupsi.”Kalau kita bebas dari korupsi, insyaallah masyarakat kita akan menjadi sejahtera,” pungkasnya (ik)












