Pewarta. TV, Magetan – Menindaklanjuti pemberitaan mengenai dugaan pelecehan seksual nonfisik (catcalling) terhadap mahasiswi di kawasan Jalan Agung, Kelurahan Maospati, Camat Maospati bersama unsur Forkopimca dan Satpol PP bergerak cepat dengan melaksanakan patroli gabungan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan.
Kegiatan tersebut melibatkan Polsek Maospati, Koramil, Satpol PP, serta Pemerintah Kelurahan Maospati. Patroli tidak hanya difokuskan pada pemantauan situasi keamanan dan ketertiban lingkungan, tetapi juga menjadi sarana komunikasi dan edukasi langsung kepada pemilik warung, pengunjung, serta warga sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, tim mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan, menghormati hak dan privasi setiap orang, serta menghindari segala bentuk perilaku yang mengarah pada pelecehan, intimidasi, maupun tindakan yang mengganggu kenyamanan orang lain.
Setelah melakukan peninjauan dan menangkap gambaran kondisi faktual di lapangan, Pemerintah Kecamatan Maospati melanjutkan dengan rapat koordinasi lintas sektor yang diselenggarakan di Kantor Kecamatan Maospati, dipimpin langsung oleh Camat Maospati dan dihadiri Dinas Sosial, Satpol PP, serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA).
Rapat koordinasi tersebut membahas hasil pemantauan lapangan, identifikasi persoalan keamanan dan ketertiban lingkungan, aspek perlindungan perempuan, serta langkah penanganan dan pencegahan yang perlu dilakukan secara terpadu sesuai tugas dan kewenangan masing-masing instansi.
Camat Maospati Vera Setyoningrum menyampaikan bahwa persoalan ini membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh unsur, tidak hanya dalam penanganan kejadian, tetapi juga dalam membangun sistem pencegahan dan pengawasan lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa Maospati menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua, termasuk mahasiswa yang tinggal dan menempuh pendidikan di wilayah ini. Karena itu, kami mengajak pemilik usaha, pengunjung, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta saling menghormati,” ungkap Vera
Hasil rapat koordinasi beserta langkah tindak lanjut yang disepakati akan dilaporkan kepada Bupati Magetan sebagai bahan arahan dan pertimbangan dalam menentukan kebijakan penanganan lebih lanjut.
Melalui patroli gabungan, edukasi masyarakat, dan koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kecamatan Maospati berkomitmen memperkuat pengawasan lingkungan serta membangun kolaborasi untuk menciptakan kawasan yang aman, tertib, ramah perempuan, dan mendukung aktivitas pendidikan maupun kehidupan sosial masyarakat.
Maospati aman bukan hanya karena ada penjagaan, tetapi karena tumbuhnya kepedulian dan kesadaran bersama.












