Example 728x250
Pemerintah

Pemkab Magetan Luncurkan “ GERILIA” Atasi Masalah Lansia Sebatang Kara

186
×

Pemkab Magetan Luncurkan “ GERILIA” Atasi Masalah Lansia Sebatang Kara

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Magetan – Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, secara resmi meluncurkan program Peduli Lansia “GERILIA”, atau Gerakan RT Peduli Lansia dan Penyaluran Bantuan sosial Atensi Kemensos RI di Pendopo Surya Graha, selasa (16/9/2025)

​Program Gerilia berfokus pada penanganan lansia yang hidup sebatang kara melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya peran pengawasan dari Rukun Tetangga (RT).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, program ini dirancang untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi para lansia dari keterlantaran dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

”Data menunjukkan, dari total 692.800 penduduk Magetan, ada 138.936 jiwa merupakan lansia, dan 2.041 di antaranya hidup sebatang kara. Program Gerilia ini dibentuk untuk memecahkan masalah tersebut dengan melibatkan peran aktif RT,” kata Parminto

“GERILIA diharapkan menjadi gerakan sosial yang menguatkan kepedulian masyarakat, khususnya di tingkat RT, terhadap kebutuhan dan kesejahteraan lansia. Kami juga berkolaborasi dengan sejumlah OPD terkait, termasuk Dinkes, agar layanan yang diberikan lebih maksimal” ujarnya

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan.

“Kegiatan ini adalah upaya positif untuk memberikan jaminan dan perlindungan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Magetan. Ini sejalan dengan fokus kami untuk memastikan tidak ada warga Magetan yang terlantar,” ungkap bupati

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama meringankan beban para PPKS dan bersinergi dengan pemerintah kabupaten untuk memajukan serta menyejahterakan Magetan.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Sosial juga memberikan bantuan senilai Rp 298.059.500 kepada 106 penerima manfaat di Magetan.

Kepala Sentra Terpadu Kartini di Temanggung, diwakili oleh Ambarina Murdiati, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Magetan atas inovasi yang telah dilakukan. Ia menyoroti keberhasilan Magetan dalam memberikan layanan fisio terapi bagi masyarakat kurang mampu di Magetan.

​“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Magetan yang sudah memiliki rumah terapi. Luar biasanya lagi, di Magetan bukan hanya satu, tapi ada dua rumah terapi. Ini sangat membantu anak-anak yang mengalami hambatan perkembangan dimana orang tua akan memerlukan biaya besar untuk fisio terapi, dengan rumah terapi ini jelas meringankan beban biaya bagi masyarakat Magetan, ” ujarnya (ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *