Example 728x250
Nasional

Nurul Hayat Jangkau Dusun Terpencil di Aceh Timur

35
×

Nurul Hayat Jangkau Dusun Terpencil di Aceh Timur

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Aceh – Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat menyalurkan bantuan logistik bencana alam kepada warga Dusun Alor Merbo, Desa Pantai Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, yang terdampak kondisi darurat bencana. Selasa 20/01/2026

Dusun Alor Merbo merupakan wilayah terisolir yang sulit dilalui melalui jalur darat. Akses menuju lokasi hanya dapat ditempuh melalui jalur sungai, sehingga proses distribusi bantuan membutuhkan upaya ekstra dan koordinasi yang matang. Tercatat sebanyak 146 Kepala Keluarga (KK) bermukim di wilayah tersebut.

Dusun Alor Merbo merupakan wilayah terisolir yang sulit dilalui melalui jalur darat. Akses menuju lokasi hanya dapat ditempuh melalui jalur sungai, sehingga proses distribusi bantuan membutuhkan upaya ekstra dan koordinasi yang matang. Tercatat sebanyak 146 Kepala Keluarga (KK) bermukim di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan ini, Nurul Hayat menyampaikan amanah bantuan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tuban, berupa paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat terdampak.

Perwakilan Nurul Hayat, Afif Khunaifi, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan amanah kemanusiaan yang harus disampaikan langsung kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kami dari Nurul Hayat menyalurkan amanah bantuan sembako dari IDI Cabang Tuban untuk saudara-saudara kita di Dusun Alor Merbo. Meskipun medan cukup sulit dan hanya bisa diakses melalui sungai, hal ini tidak mengurangi komitmen kami untuk hadir dan membantu masyarakat di wilayah pelosok yang terdampak bencana,” ujar Afif Khunaifi.

Kepala Dusun Alor Merbo, Bapak Sabillah, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan dan perhatian yang telah diberikan kepada warganya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang selama ini sudah masuk, termasuk dari Nurul Hayat yang telah jauh-jauh membantu kami yang berada di pelosok desa. Harapan kami, ke depan ada kepastian relokasi karena kampung ini berada di zona merah, serta jaminan pangan bagi warga kami dapat terus diperhatikan,” ungkapnya.

Melalui sinergi antara lembaga kemanusiaan, relawan kebencanaan, dan para donatur, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat Aceh dan Sumatra dapat terpenuhi, sekaligus menjadi langkah awal menuju solusi jangka panjang bagi keselamatan dan kesejahteraan warga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *