Example 728x250
Nasional

Dandim Blitar dan Bupati Rijanto Buka Secara Simbolis Musim Giling Tebu 2026

13
×

Dandim Blitar dan Bupati Rijanto Buka Secara Simbolis Musim Giling Tebu 2026

Sebarkan artikel ini

BLITAR, PEWARTA.TV– Komandan Kodim (Dandim) 0808/Blitar, Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.M., M.H.I., mendampingi Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri puncak acara Manten Tebu 2026. Kegiatan yang merupakan simbol pembukaan musim giling tebu tahun 2026 ini berlangsung di Pabrik Gula (PG) Rejoso Manis Indo, Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (30/5/2026).

Manten Tebu merupakan tradisi turun-temurun yang sarat dengan nilai kearifan lokal. Acara ini bukan sekadar ritual budaya, melainkan momentum penting bagi para petani tebu, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam industri gula di Kabupaten Blitar untuk memulai siklus produksi baru.

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Blitar bersama Forkopimda dan manajemen PG Rejoso Manis Indo mengikuti rangkaian adat Manten Tebu. Prosesi ini menjadi wujud ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian yang telah dicapai, sekaligus doa agar proses penggilingan tebu tahun ini berjalan lancar, aman, dan menghasilkan produksi gula yang optimal.

Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada para petani tebu dan pihak pabrik atas kerja keras mereka dalam menjaga keberlangsungan industri gula di daerah tersebut.

“Saya berharap musim giling tahun 2026 ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan para petani tebu,” ujar Bupati Rijanto.

Sementara itu, Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Virlani Arudyawan, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, pelaku industri, dan petani. Menurutnya, sektor pertanian, khususnya komoditas tebu, memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah dan ketahanan pangan nasional.

“Kehadiran kami hari ini menunjukkan komitmen penuh TNI dan Forkopimda dalam mendukung sektor pertanian dan industri gula sebagai potensi unggulan Blitar. Kita harus terus memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Dandim Virlani.

Kehadiran jajaran Forkopimda dalam kegiatan Manten Tebu 2026 ini diharapkan dapat memicu semangat kebersamaan dan gotong royong. Melalui kolaborasi yang kuat, seluruh pihak optimis dapat mendorong kemajuan daerah serta menjamin kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani tebu di Kabupaten Blitar. (Red/gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *