Example 728x250
Serba-Serbi

Masa Purna Tugas, Kamituwo Gupit Tetap Komandoi Warga Bantu TMMD

9
×

Masa Purna Tugas, Kamituwo Gupit Tetap Komandoi Warga Bantu TMMD

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Ponorogo – Semangat pengabdian tak mengenal batas usia dan jabatan. Hal itu dibuktikan Prayitno (60), Kamituwo Gupit Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Meski masa baktinya telah berakhir beberapa bulan lalu, ia tetap enerjik turun ke lapangan mengawal rehab RTLH milik Miseni dalam TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo, Rabu (05/08/2026).

Antusiasme warga Bulu Lor terhadap TMMD memang luar biasa. Setiap hari warga silih berganti membantu Satgas menyelesaikan sasaran fisik dan non-fisik. Di lokasi rehab rumah Miseni, Kamituwo Prayitno sendiri sibuk mengatur pembagian tenaga.

“Masyarakat kami sangat antusias dengan kegiatan TMMD ini Pak, semuanya ingin dilibatkan dalam setiap kegiatan. Makanya kalau tidak diatur jadwal kerjanya, pasti akan berakibat kelebihan dan kekurangan tenaga kerja,” ujar Prayitno di sela kesibukan.

Baginya, semangat warga bukan hanya karena bisa kerja bareng TNI. Tapi karena sasaran TMMD memang langsung menyentuh kebutuhan dasar, jembatan, jalan, dan rumah layak huni.

Untuk rehab RTLH, Prayitno menerapkan sistem giliran agar adil.  Untuk pembangunan jalan butuh banyak orang, tapi kalau rehab RTLH ini dirinya membagi bergiliran lima orang setiap hari di setiap titiknya.

“Kalau saya sendiri ya kesana kemari untuk mengecek kehadiran warga kami, untuk menentukan giliran berikutnya,” jelasnya.

Ditanya soal statusnya yang sudah purna tugas sebagai Kepala Dusun, Prayit menjawab tegas. Kegiatan sebesar TMMD ini terlalu penting untuk dilewatkan.

Menurutnya, kegiatan TMMD ini adalah kegiatan besar yang dilaksanakan oleh anggota TNI di desa Bulu Lor, dan sasarannya pun menyentuh kebutuhan mendasar bagi warga Dukuh Gupit.

“Saya tetap menjalankan tugas sebagai Kasun. Selain memang diminta oleh Kades Bulu Lor, saya tergerak untuk mendukung kegiatan TMMD karena ini adalah pengabdian paling berkesan sepanjang menjabat sebagai Kamituwo Gupit,” tegasnya.

Dari purna bakti menjadi teladan bakti. Kehadiran Prayit menjadi bukti, TMMD bukan hanya membangun rumah dan jembatan, tapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian antar warga. (ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *