Pewarta.TV, Magetan – Bupati Magetan, Nanik Sumantri, melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan, di Pendapa Surya Graha. Selasa (10/03/2026)
Sebanyak 18 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, 21 Kepala UPTD Puskesmas, serta 116 Kepala Sekolah resmi dilantik dalam prosesi tersebut. Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Berikut daftar pejabat eselon dua yang menduduki JPT Pratama yang dilantik:
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Suwata diganti Suhardi
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sucipto (tetap)
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Evaluasi Hortikultura dan Perkebunan, Uswatul Chasanah (tetap)
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Masruri (tetap)
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Joko Trihono diganti Suwito
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Sunarti Condrowati diganti Benny Adrian
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Eko Muryanto diganti Parminto Budi Utomo
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Elmy Kurniarto Widodo diganti Eko Muryanto
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, Saif Muchlissun (tetap)
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Arief Ridwan
Asisten Perekenomian dan Pembangunan Setdakab. Magetan, Suwata
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab. Magetan, Benny Adrian diganti Sunarti Condrowati
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Magetan, Endang Ambarwati diganti Jaka Risdiyanto
Kepala Dinas Sosial, Parminto Budi Utomo diganti Elmi Kurnianto
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Arief Ridwan diganti Rudy Harsono
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Sukartini diganti Joko Trihono
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Suhardi diganti Endang Ambarwati
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Sukartini
Bupati menegaskan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan merupakan bagian dari upaya penguatan birokrasi secara menyeluruh. Mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama sebagai pengambil kebijakan, kepala puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan, hingga kepala sekolah sebagai pilar dalam membentuk karakter generasi bangsa.
“Penguatan birokrasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan semakin menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi sekaligus untuk memperluas pengalaman, pengetahuan, serta mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi di lingkungan kerja yang baru.
Bupati menegaskan bahwa seluruh proses rotasi dan promosi jabatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan melalui tahapan evaluasi kinerja, uji kompetensi, serta pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara, sehingga penempatan jabatan berjalan sesuai sistem merit dan memiliki kepastian hukum.(ik)












