Example 728x250
Pemerintah

Apel Hari Kartini, Plt Wali Kota Madiun Berharap Perempuan Sebagai Penggerak Dan Pendobrak Menuju Generasi Emas 2045

1
×

Apel Hari Kartini, Plt Wali Kota Madiun Berharap Perempuan Sebagai Penggerak Dan Pendobrak Menuju Generasi Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Apel Peringatan Hari Kartini ke-147 di Halaman Balai Kota Madiun, Selasa (21/4/2026)

Pewarta.TV, Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar upacara peringatan Hari Kartini ke-147 dengan penuh khidmat di halaman Balai Kota Madiun, Selasa (21/4/2026). Semarak, dan nuansa kebangsaan yang kental. Momentum tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap jasa dan perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak dan kesetaraan perempuan di Indonesia.

Apel dipimpin Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun dengan  mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan refleksi arah pembangunan yang menempatkan perempuan sebagai fondasi utama lahirnya generasi unggul.

Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, menegaskan bahwa momentum Hari Kartini harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Baginya, semangat yang diwariskan Raden Ajeng Kartini adalah energi yang terus relevan dalam menjawab tantangan zaman.

“Perempuan memiliki peran besar dalam pembangunan. Saya berharap perempuan di Kota Madiun terus aktif berpartisipasi, tidak hanya sebagai penyeimbang, tetapi juga sebagai penggerak dan pendobrak menuju generasi emas 2045,” ujar Bagus Panuntun.

Di Kota Madiun, geliat itu mulai tampak nyata. Perempuan tidak lagi sekadar hadir di ruang domestik, tetapi juga mengambil peran strategis dalam pemerintahan. Sejumlah jabatan penting kini diisi oleh perempuan, mulai dari kepala organisasi perangkat daerah hingga lurah di berbagai wilayah.

Bagi Bagus Panuntun, capaian tersebut menjadi indikator bahwa kesetaraan gender bukan lagi wacana, melainkan proses yang terus bertumbuh. Ia menyebut, kualitas sumber daya manusia tidak bisa dilepaskan dari peran perempuan, terutama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Perempuan berdaya adalah kunci lahirnya generasi yang terlindungi. Anak yang tumbuh dalam lingkungan aman dan mendapatkan pendidikan yang baik akan menjadi generasi unggul,” katanya.

Bagus Panuntun pun berharap ke depan semakin banyak perempuan yang tidak hanya berdaya, tetapi juga berani menjadi pendobrak perubahan.

“Hari ini kesetaraan gender di Kota Madiun sudah sangat baik. Kita berharap perempuan dapat terus menjadi pendobrak bagi pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya (ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *