Example 728x250
Pemerintah

Bahana Bersahaja, Dukcapil Hadirkan Beragam Layanan Admistrasi Kependudukan

10
×

Bahana Bersahaja, Dukcapil Hadirkan Beragam Layanan Admistrasi Kependudukan

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Madiun – Mempermudah masyarakat menfurus dokumen kependuukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun menghadirkan beragam pelayanan di momentum Bahana Bersahaja yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun pada 19 hingga 20 Agustus 2026 di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan

Dispendukcapil Kabupaten Madiun menggenjot beberapa program inovasi bersifat jemput bola guna lebih dekat dengan masyarakat. Antara lain ada program Leladi Sesami yang bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat hingga ke desa. Kemudian ada program “Sarapan Pecel”Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan.

Kepala Bidang Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun, Sayoga, menyampaikan bahwa melalui kegiatan Bahana Bersahaja ini, seluruh pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) bisa diselesaikan di lokasi tanpa harus mendatangi kantor ataupun Mal Pelayanan Publik (MPP).

Pelayanan Adminduk di program Bahana Bersahaja di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, 19-20 Agustus 2026

“Mulai perekaman KTP elektronik, KIA, akta kelahiran, akta kematian, hingga cetak ulang KTP rusak semuanya kami layani di sini. Prosesnya cepat, langsung jadi, dan gratis,” kata Sayoga, Kamis (20/8/2026)

Menurutnya, sebelum stan pelayanan dibuka, pemerintah desa telah mengumpulkan berbagai pengajuan warga. Mulai dari pembaruan Kartu Keluarga (KK), perubahan data pekerjaan dan pendidikan, pencetakan KTP, hingga pengurusan akta kelahiran dan akta kematian.

“Antusiasnya, khususnya warga Desa Teguhan, sangat banyak. Untuk permohonan KTP, KK, perubahan pekerjaan, pendidikan, cetak KTP, akta kelahiran maupun kematian, sudah dikumpulkan melalui desa. Jadi ketika saya datang, sudah mendapatkan satu geblok pengajuan,” ujar Sayoga,

Ia menjelaskan, mekanisme pengumpulan berkas melalui pemerintah desa tersebut dinilai memudahkan masyarakat. Warga tidak harus mengantre lama di lokasi karena sebagian dokumen telah dikumpulkan dan diproses oleh petugas.

“Jangan menunggu saat dibutuhkan, selagi mudah seperti sekarang silakan segera dilengkapi,” pesan Yoga.

Baitasa, salah satu warga yang datang untuk melakukan pengurusan KK baru mengaku senang dengan hadirnya pelayanan Dispendukcapil di desanya. Menurutnya pelayanan ini bisa menghemat waktu dan biaya operasional kepengurusan.

“Senang sekali, saya mengurus KK baru karena baru menikah. Mudah sekali dan menghemat waktu. Selain itu gratis, pelayanan juga bagus,”ungkapnya.

Selama dua hari pelaksanaan, layanan administrasi kependudukan menjadi salah satu yang paling diminati masyarakat. Warga memadati stan pelayanan sejak pagi untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan. (ik/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *