Pewarta.TV, Ponorogo – Rencana awalnya hanya rehab. Namun setelah dicek langsung di lapangan, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo bersama warga memutuskan langkah lebih besar yakni membongkar total dan membangun rumah baru untuk Parmi (58), warga Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor.
Kondisi rumah yang sudah tidak layak membuat musyawarah warga dan keluarga sepakat. Daripada tambal sulam, lebih baik bangun dari nol agar Ibu Parmi bisa tinggal dengan aman dan nyaman.
Kini, tujuh anggota Satgas bersama belasan warga tampak bahu membahu. Dinding bata ringan sudah berdiri, pekerjaan kayu juga dikebut untuk persiapan struktur atap dan teras, Selasa (04/08/2026).
“Dulu memang rencananya akan dilaksanakan rehab untuk rumah Parmi ini. Namun karena kondisi dinding dan struktur atapnya sudah tidak layak dipakai, maka hasil musyawarah kami warga sekitar sini bersama keluarga memutuskan untuk membongkar total rumah ini,” ujar Miskun (55), Tokoh Masyarakat Dukuh Gupit.
Membangun baru tentu lebih menantang. Kebutuhan material dan waktu jadi lebih banyak. Tapi semangat kebersamaan menutup semua kekurangan itu.
“Kalau bongkar total dan membangun rumah baru untuk rumah ini banyak kendalanya. Utamanya penyiapan material dan waktu pengerjaan yang lebih lama”,imbuhnya.
Untuk itu, warga masyarakat bersama satgas TNI menambah kekurangan material dan tenaga kerja yang menggarap rumah ini. Terlihat, sekarang pembangunan dinding sudah rampung, tinggal menaikkan struktur atap dan teras rumah.
Dengan kekompakan Satgas dan warga yang terus terjaga, Miskun yakin rumah Ibu Parmi akan selesai sebelum TMMD ke-129 ditutup.
Dari rumah reyot menjadi rumah baru yang kokoh. Inilah bukti nyata TMMD tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun harapan dan martabat warga. Dan saya yakin ini bisa rampung tepat waktu”, tandasnya. (ns)












