Pewarta.TV, Magetan – Warga Magetan Jawa Timur mendatangi kantor polsek melaporkan peristiwa kehilangan 70 buah handphone dan uang tunai sejumlah 20 juta rupiah, akibat toko conter milik korban dibobol maling. Saat ini petugas polres melakukan penyelidikan
Warga Magetan Jawa Timur, Rabu (08/1/2025) siang mendatangi Polsek Panekan, melaporkan peristiwa menimpa korban, kehilangan 70 handphone dan uang tunai senilai 20 juta rupiah
Korban bernama Andik, pemilik konter di desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Magetan melaporkan peristiwa aksi pencurian terjadi di toko conternya ke petugas polsek berharap pelaku tertangkap
Peristiwa pencurian berawal, karyawan konter bernama Ramdan membuka pintu konter, ia terkejut mengetahui gembok pintu depan rusak, pintu terbuka kondisi dalam konter berantakan
Mengetahui hal itu, Ramdan menelfon Andik, pemilik konter, mendapati konter miliknya dibobol maling dilakukan saat malam hari, 70 buah hp, uang tunai 20 juta raib
Dikatakan Ramdan, karyawan konter, kedatanganya ke polsek panekan melaporkan peristiwa menimpa konter tempat ia bekerja dibobol maling, diduga pelaku masuk dengan cara merusak gembok
“ Jadi awalnya saya baru datang mau membuka pintu konter ternyata sudah rusak gemboknya dan didalam berantakan langsung saya menelpon pemilik, diduga maling masuk konter dengan cara merusak gembok pintu ini saya laporkan ke polisi “ ungkap Ramdan, Rabu (08/1/2025)
“ Perkiraan barang yyang hilang ada 70 handphone dan uang tunai 20 juta di dalam brankas” tambahnya
Peristiwa aksi pencurian membobol konter, pelaku berhasil menggondol 70 buah hp dan uang tunai senilai 20 juta rupiah di enarkan AKP.Iin Pelangi, Kapolsek Panekan Magetan
Saat ini pihaknya dibantu tim inafis Polres Magetan sedang mengidentifikasi, olah tkp konter dibobol maling, mengumpulkan saksi barang bukti untuk mengungkap pelaku aksi pencurian
“ Benar kita telah menerima laporan sebuah konter hp di desa Cepoko milik bapak Andik Prasetyo doduga dibobol pencuri, saat ini kami dari Reskrim Polres Magetan bersama jajaran Polsek Panekan sedang mengidentifikasi, olah tkp, untuk pelaku masih dalam penyelidikan, sedangkan jumlah kerugian masih kita hitung” terang AKP.Iin Pelangi (jk/red)












