Example 728x250
Serba-Serbi

Tingkatkan Pelayanan, KAI Daop 7 Madiun Gelar Pembinaan Bagi Petugas Frontliner

3
×

Tingkatkan Pelayanan, KAI Daop 7 Madiun Gelar Pembinaan Bagi Petugas Frontliner

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Madiun – KAI Daop 7 Madiun terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dan profesionalisme garda terdepan melalui kegiatan Pembinaan Frontliner. Kegiatan bertema peningkatkan kompetensi dan kesetaraan pelayanan ini berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (22–23/10/2026), bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Daop 7 Madiun.

Kegiatan ini dihadiri oleh Manager Angkutan Penumpang (Angpen) Daop 7 Madiun, Asih Purwati beserta tim, Tim KAI Wisata, serta diikuti secara aktif oleh puluhan petugas Customer Service On Station (CSOS) dan Ticket Officer dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa petugas frontliner memiliki peran vital sebagai etalase utama perusahaan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan setiap hari. Oleh karena itu, peningkatkan kapasitas, kesiapan fisik, hingga empati pelayanan menjadi prioritas utama KAI.

“Frontliner adalah wajah utama pelayanan PT KAI. Melalui pembinaan bertahap ini, kami ingin memastikan setiap petugas CSOS maupun Ticket Officer tidak hanya memiliki keterampilan komunikasi yang prima, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelanggan penyandang disabilitas,” ujar Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari.

Tohari menambahkan, pelayanan yang inklusif merupakan fondasi penting dalam menciptakan pengalaman perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua orang tanpa terkecuali.

Beragam Pembekalan dan Pelatihan Praktis
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta dibekali serangkaian materi intensif yang diawali dengan pretest untuk mengukur pemahaman awal, dilanjutkan dengan modul pelatihan komprehensif, antara lain:

• Handling Complaint Program: Mengupas mendalam jenis dan penyebab utama keluhan pelanggan, kunci sukses merespons komplain secara tenang, serta penerapan metode LAST (Listen, Apologize, Solve, Thank) sebagai standar penyelesaian masalah secara efisien.

• Pelatihan Bahasa Isyarat: Memberikan keahlian komunikasi dasar kepada petugas untuk melayani dan berinteraksi secara ramah serta responsif dengan pelanggan disabilitas rungu.

• Beauty and Handsome Class: Pembekalan tata rias, kerapian diri (grooming), dan kesopanan (manner) untuk menunjang penampilan serta profesionalisme frontliner saat bertugas di stasiun.

Manager Angkutan Penumpang Daop 7 Madiun dalam sambutan pembukaannya juga berpesan agar seluruh materi yang diterima dapat diinternalisasi dan konsisten diterapkan dalam operasional sehari-hari di lapangan.

Melalui sinergi bersama KAI Wisata dan pelaksanaan pembinaan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap seluruh petugas frontliner semakin sigap, berempati tinggi, dan mampu merealisasikan tagline perusahaan, yaitu “Semakin Melayani”.(ik/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *