Example 728x250
Pemerintah

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Dinkes Ngawi Beri Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional Bagi Dharma Wanita Persatuan

451
×

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Dinkes Ngawi Beri Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional Bagi Dharma Wanita Persatuan

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi pelayanan kesehatan tradisional bagi dharma wanita Persatuan Kabupaten Ngawi bertempat di gedung kesenian, Jumat (20/6/2025)

Pewarta.TV, Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui dinas kesehatan terus berupaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya dengan memberikan sosialisasi pelayanan kesehatan tradisional bagi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ngawi, bertempat digedung kesenian, Jumat (20/6/2025)

Sosialisasi pelayanan kesehatan tradisional adalah upaya untuk memperkenalkan dan mempromosikan praktik Kesehatan tradisional seperti ramuan herbal, pijat akupresure dan lain -lain

Dalam paparan Tati Hadiati, narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mengatakan pentingnya sosialisasi pelayanan kesehatan tradisional untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

“Kesehatan tradisonal dapat menjadi alternatif atau pelengkap dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat” kata Tati Hadiati

“Selain itu, masyarakat dapat lebih mandiri dalam menjaga kesehatan sendiri serta kesehatan tradisional merupakan bagian dari kekayaan budaya yang perlu dilestarikan” tambahnya

Sosialisasi kali ini membahas konsep asuhan mandiri pemanfaatan toga dan akupresur sebagai upaya memelihara dan meningkatkan kesehatan secara mandiri oleh individu dan keluarga.

“Jadi kali ini kita intensifkan promosi pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) dan teknik akupresur sebagai bagian dari strategi peningkatan kesehatan mandiri masyarakat “ ujarnya

“Kita ingin masyarakat tidak selalu bergantung pada layanan kesehatan formal. TOGA dan akupresur adalah solusi preventif yang murah dan mudah diterapkan di rumah,” terangnya

Tati Hadiati menyebut pendekatan dan promosi ini mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan serta membangun kolaborasi lintas sektor agar pelayanan kesehatan tradisional lebih terintegrasi. Selain itu pendekatan ini bisa menurunkan beban pelayanan kesehatan dan secara jangka panjang meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.(ik/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *