Example 728x250
Serba-Serbi

Tahap Akhir TMMD 129, Molen Disingkirkan Jembatan Bibis Segera Rampung

2
×

Tahap Akhir TMMD 129, Molen Disingkirkan Jembatan Bibis Segera Rampung

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Ponorogo – Satu tanda bahwa pembangunan jembatan TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo hampir tuntas. Mesin concrete mixer atau molen yang selama ini jadi tulang punggung pengecoran, mulai disingkirkan dari lokasi di Dukuh Bibis, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon.

Sejumlah anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mendorong mesin berukuran besar itu ke pinggir jalan. Pemindahan dilakukan karena pekerjaan pengecoran sudah selesai. Selanjutnya molen akan dikembalikan ke pihak persewaan, Minggu (09/08/2026).

Pemindahan atas arahan Kasun Bibis ini bertujuan menata area kerja agar proses finishing berjalan lebih efektif.

“Saya membantu bapak-bapak TNI menyisihkan mesin molen karena tidak digunakan lagi. Mesin ini disisihkan agar tidak mengganggu perataan jalan dan perbaikan saluran air pembuangan,” ujar Ponimin (64), sesepuh Dukuh Bibis.

Ia menambahkan, setelah cor selesai, fokus pekerjaan kini beralih ke penyempurnaan. Mulai dari perataan badan jalan, pembenahan drainase, hingga pembersihan area sekitar jembatan.

Terlihat, suasana gotong royong masih sangat kental. TNI dan warga Bulu Lor terus bekerja berdampingan menyelesaikan detail-detail akhir pembangunan jembatan yang menghubungkan Dukuh Bibis dengan wilayah sekitar.

Jembatan ini menjadi kebutuhan vital warga. Kehadirannya diharapkan memperlancar akses, mempermudah mobilitas hasil pertanian, serta menggerakkan ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat.

Selain fisik, TMMD 129 juga menyasar kegiatan non-fisik berupa penyuluhan dan pemberdayaan. Hal ini dinilai warga mampu menambah wawasan dan meningkatkan kualitas hidup.

“TMMD tidak hanya bangun jembatan, tapi juga membangun kebersamaan. Inilah bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkap warga di lokasi.

Dengan progres yang sudah masuk tahap akhir, masyarakat Bulu Lor optimis seluruh sasaran TMMD ke-129 dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat jangka panjang bagi desa.(ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *