Example 728x250
Serba-Serbi

Sukses Panen Raya 10 Ton Semangka, Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar Terapkan Konsep Pertanian Terpadu di Srengat

10
×

Sukses Panen Raya 10 Ton Semangka, Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar Terapkan Konsep Pertanian Terpadu di Srengat

Sebarkan artikel ini

Blitar, Pewarta.TV– Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif. Di Kelurahan Dandong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, jajaran TNI bersama masyarakat sekitar berhasil menggelar panen raya semangka dengan hasil mencengangkan, Minggu (14/6/2026).

Di atas lahan seluas 1,5 hektar tersebut, diperkirakan lebih dari 10 ton buah semangka berkualitas premium berhasil dipanen dalam kurun waktu dua hari. Antusiasme warga dan personel TNI terlihat jelas saat kegiatan panen raya berlangsung, menandai keberhasilan pengelolaan lahan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga penerapan ilmu pertanian modern.

Komandan Kompi (Danki) Produksi Kodim 0808/Blitar, Kapten Inf Ludfi Ari Wibowo, menjelaskan bahwa capaian produktivitas ini merupakan hasil dari perencanaan sistem tanam yang matang. Lahan seluas 1,5 hektar tidak ditanami secara monokultur, melainkan menerapkan metode tumpang sari. Pola tanam campuran ini terbukti efektif menjaga kesuburan tanah sekaligus memaksimalkan output produksi di area yang terbatas.

“Semangka menjadi primadona panen kali ini, namun kami tidak berhenti di situ. Keberhasilan ini berkat sinergi antara tanaman pendukung seperti lombok dan kelapa, serta integrasi dengan sektor peternakan dan perikanan,” ujar Kapten Inf Ludfi.

Konsep Integrated Farming atau pertanian terpadu menjadi kunci utama di kawasan Kompi Produksi Dandong. Selain budidaya tanaman, lahan ini juga dikembangkan untuk peternakan kambing yang pakannya berasal dari rumput gajah yang ditanam di tepi lahan. Limbah organik dari ternak kemudian dimanfaatkan sebagai pupuk alami bagi tanaman, menciptakan siklus ekosistem yang berkelanjutan.

Tidak ketinggalan, sektor perikanan juga turut andil dalam menopang kemandirian pangan di lokasi ini. Kolam-kolam yang tersedia diisi oleh ikan lele dan nila, melengkapi rantai produksi protein hewani dan nabati di satu kawasan.

Melalui sinergi tiga pilar utama, pertanian, peternakan, dan perikanan. Kodim 0808/Blitar berharap lahan Kompi Produksi dapat terus berfungsi sebagai lahan percontohan (model farm). Tujuannya adalah menginspirasi warga sekitar untuk menerapkan pola serupa, sehingga ketahanan pangan tidak hanya menjadi program sesaat, melainkan budaya mandiri yang mengakar kuat di masyarakat Blitar. (Red/gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *