Example 728x250
Serba-Serbi

Resmikan Gerai Mie Gacoan, Bupati Madiun Dorong Serap Tenaga Kerja Warga Sekitar

7
×

Resmikan Gerai Mie Gacoan, Bupati Madiun Dorong Serap Tenaga Kerja Warga Sekitar

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Madiun – Bupati Madiun Hadiri Peresmian gerai kuliner Mie Gacoan yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman (selatan Masjid Jami’ Al Arifiyah), Kota Caruban, Sabtu (12/9/2026). Peresmian outlet kedua di wilayah Madiun tersebut dihadiri jajaran Forkopimda dan pejabat Pemkab Madiun, meliputi Kepala DPMPTSP, Kasatpol PP, Camat Mejayan, Kapolsek Mejayan, serta Danramil Mejayan.

Bupati Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi kepada pihak manajemen Mie Gacoan atas investasinya di Caruban. Kehadiran investasi ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, memperluas daya tarik wisata kuliner, serta membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Madiun, kami menyampaikan selamat dan terima kasih atas kepercayaan manajemen Mie Gacoan membuka cabangnya di Caruban. Kehadiran gerai ini kita harapkan membawa manfaat, keberkahan, serta memacu pertumbuhan ekonomi Caruban agar semakin maju sejajar dengan wilayah lainnya,” ujar Hari Wuryanto.

Bupati menambahkan, keberadaan Mie Gacoan di Caruban makin mendekatkan layanan kuliner kepada masyarakat sekitar sehingga tidak perlu lagi berpergian jauh ke Kota Madiun. Hal ini dinilai mampu menghemat efisiensi biaya transportasi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Madiun mendorong manajemen perusahaan untuk menjalin sinergi kemitraan yang berkelanjutan dengan para pelaku UMKM lokal, khususnya dalam pemenuhan pasokan bahan baku makanan.

“Harapan kami ada kolaborasi nyata. Bahan baku yang bisa dipasok dari petani atau UMKM lokal Madiun agar dimaksimalkan. Jangan sampai hubungan kerja sama ini hanya hangat-hangat tahi ayam, tetapi harus berlanjut demi kesejahteraan bersama,” tegas Bupati.

Sementara itu, Regional Manager Jawa Timur Mie Gacoan, Yudistira Hasami Nugroho, menjelaskan pemilihan Caruban didasari potensi pasar yang pesat serta posisi Caruban sebagai kawasan pusat aktivitas (traffic generator) strategis, ditopang keberadaan kampus seperti Universitas Sebelas Maret (UNS), kawasan industri, dan fasilitas pendidikan.

Menjawab imbauan pemerintah daerah terkait ketenagakerjaan dan kemitraan lokal, Yudistira memastikan bahwa 70 tenaga kerja di gerai Caruban diprioritaskan dari warga lokal setempat yang belum bekerja. Selain itu, beberapa komoditas bahan baku seperti cabai dan buah-buahan telah diserap langsung dari pemasok lokal Madiun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *