Pewarta.TV, Madiun – Siswa siswi SMA Negeri 1 Pilangkeceng menunjukan antusias yang luar biasa. Para siswa siswi tampak bersemangat dalam kegiatan aktivasi IKD (Indentitas Kependudukan Digital ) dan perekaman KTP elektronik oleh Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun, Rabu (17/9 2025)
Kabid Pengelolaan Informasi administrasi Kependudukan (PIAK) Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sayogyo mengatakan perekaman KTP eletronik ini adalah upaya Dispendukcapil dalam melakukan jemput bola di setiap sekolahan SMA, SMK maupun di setiap pedesaan merupakan upaya untuk mengejar target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebesar 99,09 persen.
“Perekaman e-KTP dilakukan bagi pemula mulai usia 16 tahun. Sedangkan bagi anak yang sudah berusia 17 tahun yang belum perekaman KTP akan dikirim sesuai alamat masing masing. Tak kalah pentingnya juga ber IKD,” kata Sayogyo
Sayogyo menerangkan dari target nasional sebesar 99,09 persen perekaman e-KTP, Kabupaten Madiun ditargetkan 99,99 persen. “Jumlah wajib e-KTP di Kabupaten Madiun kita targetkan 99,99 persen, sedangkan IKD ditargetkan 30 persen, namun hingga saat ini di Kabupaten Madiun sekitar 18, 39 persen urutan ke -2 se Jawa Timur” terangnya
Siswa dan pihak sekolah antusias terhadap pelayanan Jemput bola yang dilakukan oleh Dispendukcapil Kabupaten Madiun. Menurut salah seorang siswa, ini adalah pelayanan yang membahagiakan. Karena ketika usia sudah 17 tahun mereka sudah mendapatkan Dokumen Kependudukan nya. Hal baik seperti ini harus disebar ke seluruh elemen masyarakat.
“Ini adalah pelayanan yang membahagiakan, Karena ketika usia sudah 17 tahun mereka sudah mendapatkan Dokumen Kependudukan, selain itu pelayanan juga sangat baik kami senang” kata Frisco Habib salah satu siswa kela 12 SMA Negeri 1 Pilangkenceng. (ik)












