NGAWI, Pewarta.TV— Kabupaten Ngawi menggelar kirab api Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur Tahun 2026, Kamis (5/11/26). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut penyelenggaraan pesta olahraga pelajar tingkat Provinsi Jawa Timur.
Kirab api berlangsung dengan mengambil titik awal dari kawasan Desa Ngawi, kemudian bergerak menuju Tugu Kartonyono dan berakhir di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi. Sepanjang perjalanan, rombongan kirab membawa obor sebagai simbol semangat, sportivitas, persatuan, dan perjuangan para atlet pelajar.
Sebanyak puluhan atlet pelajar dipercaya menjadi pembawa obor dalam kirab tersebut. Mereka secara bergantian mengarak api sejauh kurang lebih 5,1 kilometer hingga tiba di Pendopo Wedya Graha. Keterlibatan para atlet ini sekaligus menjadi representasi generasi muda yang siap berkompetisi dan mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga. Kamis (5/11/26).
Filosofi “Nyala Dari Akar Ngawi” diusung sebagai pesan bahwa semangat besar untuk meraih prestasi berawal dari rakyat dan tumbuh dari kekuatan daerah. Nyala api tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh atlet pelajar untuk terus berjuang, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa kebanggaan bagi Kabupaten Ngawi dan Jawa Timur.
Melalui kirab api POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur Tahun 2026, Kabupaten Ngawi tidak hanya menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan olahraga pelajar. Semangat yang dibawa melalui nyala obor diharapkan terus menyala hingga seluruh rangkaian kompetisi berlangsung dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Ony Anwar Harsono Bupati Ngawi mengapresiasi gayung bersambut antara Dispora Provinsi Jawa Timur dan Dispora Kabupaten Ngawi serta seluruh jajaran penting yang telah memberikan dukungan penyelenggaraan olahraga tersebut.
“Semangat seperti ini perlu kita apresiasi, Kabupaten Ngawi menjadi tuan rumah gelaran olahraga bergengsi Jawa Timur itu kita berharap dapat memberikan pelayanan dan penyelenggaraan terbaik selana POPDA berlangsung,” katanya.
Bupati Ngawi yang akrab dengan sapaan Mas Ony itu menyampaikan rasa terimakasih kepada Gubernur Jawa Timur yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Ngawi sebagai tuan rumah ajang olahraga ini tentunya memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Selama kegiatan berlangsung tentu kebutuhan akomodasi sangat tinggi sehingga turut menggerakkan sektor perhotelan dan membuka peluang pemanfaatan hunian masyarakat sebagai tempat menginap bagi peserta maupun official,” tambahnya. (*)












