Example 728x250
Pemerintah

Kegiatan sosial,  Pelayanan Administrasi Kependudukan, Kesehatan,Sarasean hingga  RTLH Warnai BST di Desa Muneng

25
×

Kegiatan sosial,  Pelayanan Administrasi Kependudukan, Kesehatan,Sarasean hingga  RTLH Warnai BST di Desa Muneng

Sebarkan artikel ini
Bupati Madiun didamping wakil Bupati melaksanakan peletakan batu pertama RTLH di Desa Muneng

Pewarta.TV, Madiun – Pemkab Madiun kembali menggelar Bhakti Sosial Terpadu (BST). Dimana dalam dua hari, Rabu dan Kamis (26-27/11) BST digelar di Desa Muneng Kecamatan Pilangkenceng.

Dalam BST ini, banyak diwarnai kegiatan sosial dan pelayanan administrasi, seperti bazar pasar murah, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan Kesehatan, donor darah, RTLH, Diklat Linmas, sarasehan. Semua program ini untuk membantu meringankan beban masyarakat setempat.

Pada hari kedua BST, Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati meletakan batu pertama rehabilitasi RTLH milik masyarakat setempat, meninjau layanan perizinan kependudukan, belajar mengajar murid TK dan PAUD, layanan kesehatan, bahkan Bupati Madiun turut donor darah dan diklat linmas.

Bupati dan Wakil Madiun serta Forkopimda dan seluruh pimpinan OPD menyaksikan Diklat Linmas, bahkan mereka melakukan atraksi memadamkan kebakaran tabung gas, dan cara aman menangkap ular berbisa. Atraksi ini mengundang perhatian Bupati dan rombongan karena anggota Linmas Desa Muneng cukup sigap mengatasi situasi cukup berbahaya ini.

Bupati Madiun menyebut jika letak Desa Muneng cukup strategis berbatasan dengan Ngawi sehingga masyarakat Ngawi kalau hendak ke Kabupaten Madiun pasti melalui Desa Muneng, dan ini menjadi potensi tersendiri bagi masyarakat Muneng di bidang ekonomi.

“Sektor pertanian juga sudah bagus. Cuma kemarin usulan masyarakatnya jalan usaha tani agar ditingkatkan, dan Insyaallah akan kita tindaklanjuti, karena jalan itu untuk meningkatkan produksi pertanian,” ungkap Bupati.

Begitupun di sektor kesehatan, lanjut Bupati, Desa Muneng juga luar biasa karena angka stuntignya cuma 2, DB-nya zero. Di sisi lain, Bupati menjelaskan jika pihaknya sudah lama melaksanakan Program Kesehatan Gratis (PKG), sehingga dinkes punya target di tahun ini harus bisa diangka 36 persen masyarakat yang mengikuti PKG dari total penduduk Kabupaten Madiun.(ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *