Pewarta.TV, Magetan – Warga Totok Kelurahan Maospati kembali mendatangi kantor kelurahan setempat. Kedatanganya untuk beraudiensi dengan pihak kelurahan, Senin (02/5/2025)
Kedatangan warga kali ini didamping sekelompok massa. Pihak aparat Kepolisian, TNI, dan Satpol PP Magetan berjaga sejak pagi
Salah satu warga totok Suwardi mengatakan warga taat kerena memang menempati aset daerah. Namun warga tidak akan pindah jika tidak ada kompensasi
“Kita tidak mbalelo. Warga taat karena memang menempati lahan aset pemerintah. Tapi, warga tak mau pindah kalau tidak ada kompensasi atau tempat tinggal sebagai pengganti rumah yang ditempati sekarang,” kata Suwardi
Lurah Maospati Indra Ariesta Ardy kembali memaparkan kronologi sosialisasi rencana pemanfaatan aset bangunan yang sekarang ditempati warga RT 12 RW 03 totog Termasuk, sejumlah hal yang disepakati dengan warga pada pertemuan sebelumnya
Menurut Indra, pihaknya juga sudah mengirim nota dinas ke Bupati mengusulkan tambahan konpensasi
“Kita sudah mengirim nota dinas ke pemkab, saat menunggu disposisi, dan besaran kompensasinya pemkab yang menentukan,” terang indra
Audiensi yang dihadiri jajaran forpimca Maospati, Ketua LPM, tokoh warga dan warga tersebut menghasilkan 5 poin kesepatan antara lain
- Pihak Kelurahan Maospati akan membantu proses pembongkaran rumah warga
- Membantu mobilisasi perpindahan warga dalam satu wilayah kecamatan
- Kedepan Pembangununan kios UMKM di Lokasi tersebut diprioritaskan warga yang menempati sesuai hasil pendataan tanggal 19 April 2025.
- Penyesuaian bangunan totok setelah warga menerima dana konpensasi dari pemerintah daerah
- Bagi warga yang belum memperoleh pekerjaan akan kita bantu untuk mendapatkan pekerjaan.

(ik)












