Example 728x250
Uncategorized

Bupati Madiun Resmikan Proyek Infrastruktur Tahun 2025

52
×

Bupati Madiun Resmikan Proyek Infrastruktur Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto meresmikan Proyek Pembangunan Infrastruktur Tahun Anggaran 2025 yang bertempat di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Selasa (26/1/2026)

Dalam rangkaian acara peresmian, Bupati Madiun secara simbolis melakukan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti sebagai tanda dimulainya pemanfaatan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur strategis, yang meliputi:

– Penggantian Jembatan Klumutan II di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan

– Pembangunan Pagar Makam Gemblung Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan

– Revitalisasi SMP Negeri 2 Mejayan

– Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Kelas SD Negeri Sidomulyo 02, Kecamatan Sawahan

– Pembangunan Doorloop RSUD Caruban

– Pembangunan Gedung Instalasi Linen RSUD Dolopo

– Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Segulung, Kecamatan Dagangan

– Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Batok, Kecamatan Gemarang

– Peningkatan Jaringan Irigasi D.I Kaligede Desa Tulung, Kecamatan Saradan

– Rehabilitasi Saluran Drainase dan Trotoar Ruas Jalan A. Yani Caruban

Di sela-sela kegiatan peresmian, Bupati Madiun juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat sekitar secara langsung, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Pemerintah Daerah terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak. menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Bupati Madiun mengatakan dibangunnya jembatan Desa Klumutan ini adalah memudahkan akses masyarakat, dan beberapa dari hasil pertanian lancar. Maka dari itu, dirinya berharap masyarakat bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Ini mulai kejadian banjir yang lalu, ya mungkin ada 3-4 tahun lah kita nunggu, alhamdulillah kita bisa selesaikan”, paparnya.

Bupati juga menambahkan untuk tahun 2026 nanti, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Madiun akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada.

“Karena kemarin kami sudah sampaikan TKD kita ada pemotongan hampir 200 sekian miliar ya. Mudah-mudahan kita bisa menyesuaikan, tapi kita tetap skala prioritas sesuai dengan programnya Pak Prabowo untuk ketahanan pangan utamanya. Sehingga infrastruktur yang menunjang ketahanan pangan akan kita prioritaskan”, tutupnya.(ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *