Pewarta.TV, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Madiun , didampingi Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Madiun melepas 38 anggota Pramuka Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Madiun dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. di Pendopo Muda Graha, Selasa sore (11/8/2026).
dr. Purnomo Hadi selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Madiun menyampaikan Jamnas XII 2026 berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut bertujuan membangun persatuan dan persaudaraan, meningkatkan keterampilan serta kemandirian Pramuka Penggalang, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap swasembada pangan.
Kontingen Kwarcab Madiun berjumlah 38 orang, terdiri atas dua pimpinan kontingen, empat pembina pendamping, serta 32 Pramuka Penggalang yang terdiri dari 15 putra dan 17 putri.
Dalam upacara pelepasan, Bupati Madiun secara simbolis memasangkan atribut Jamnas kepada peserta. Ia berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar, berkarya, menambah pengalaman, serta mempererat persahabatan dengan Pramuka dari berbagai daerah dan negara. “Jadikan Jambore Nasional sebagai sarana belajar, berkarya, mempererat persahabatan, dan membangun semangat persatuan,” pesan Hari Wuryanto.
Menurutnya, Jamnas XII 2026 juga menjadi momentum membentuk karakter generasi muda yang mandiri, terampil, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan swasembada pangan. Terlebih, Kabupaten Madiun dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Jawa Timur. Bupati juga mendorong peserta untuk membawa pulang pengalaman dan keterampilan yang diperoleh selama Jamnas untuk dibagikan kepada rekan-rekan di gugus depan masing-masing.
Menariknya, Hari Wuryanto memberikan tantangan kepada setiap peserta untuk memiliki sedikitnya 10 sahabat Pramuka dari luar Kabupaten Madiun selama mengikuti Jamnas. Persahabatan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat persatuan dan jejaring antarpelajar Pramuka di Indonesia. “Kesempatan tidak akan datang dua kali. Gunakan sebaik-baiknya kesempatan ini,” tegasnya.












