Example 728x250
Pemerintah

Pastikan Ketersediaan Stok Bahan Pangan Jelang Nataru Aman, Bupati Madiun Sidak di Sejumlah Titik Strategis

40
×

Pastikan Ketersediaan Stok Bahan Pangan Jelang Nataru Aman, Bupati Madiun Sidak di Sejumlah Titik Strategis

Sebarkan artikel ini
Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati, Forkopimda melakukan monitoring harga kebutuhan pokok di sejumlah titik strategis, Kamis (4/12/2025).

Pewarta.TV, Madiun – Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati melakukan monitoring harga kebutuhan pokok di sejumlah titik strategis, Kamis (4/12/2025).

Rombongan mengawali peninjauan di Gudang Logistik Wing’s Jiwan, kemudian bergerak ke Pasar Sukolilo Kecamatan Jiwan. Selanjutnya, Bupati dan Wakil Bupati meninjau pelaksanaan pasar murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Balai Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo.

Pemantauan juga dilakukan di penggilingan padi UD Sumber Asri Sejahtera, Wonoasri dan  di Gudang Bulog Kecamatan Balerejo.

Dalam setiap kunjungan, Bupati dan Wakil Bupati Madiun mengecek harga sembako secara detail, berdialog langsung dengan pedagang, serta memastikan ketersediaan stok bahan pangan tetap aman.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan bahwa harga sebagian besar kebutuhan pokok di pasar masih terkendali. “Alhamdulillah, di pasar harga semua terkendali, hanya dua komoditas yang hari ini naik, yaitu cabai dan bawang merah. Untuk telur masih normatif,” ujarnya.

Bupati Madiun juga memastikan bahwa ketersediaan beras aman. Dari hasil kunjungan ke tempat produksi penggilingan padi, seluruh proses produksi berjalan baik dan siap memenuhi kebutuhan pasar. Sementara di Bulog, stok beras dipastikan sangat mencukupi. “Panjenengan sudah lihat sendiri, stok di Bulog tidak mungkin habis. Jangan khawatir untuk Kabupaten Madiun. Ketersediaan dan produksi di Madiun melimpah. Bulog juga siap membeli gabah petani minimal Rp6.500 per kilogram. Ini agar harga tetap terjaga dan petani semakin sejahtera,” jelasnya.

Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif. “Kita mengantisipasi jika ada lonjakan harga atau pihak yang ingin memanfaatkan momentum Tahun Baru dan mendekati Lebaran. Kita tunjukkan bahwa Kabupaten Madiun siap mengamankan pangan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *