Pewarta.TV, Ponorogo – Usai mendapat kucuran anggaran senilai 6 miliar di tahun 2025 ini, RSUD Hospitel Bantarangin Ponorogo langsung memanfaatkan anggaran tersebut secara maksimal guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Anggaran yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tersebut tentunya siap digunakan sesuai dengan peruntukannya demi kenyamanan sekaligus keselamatan pasien.
“Anggaran DBHCHT 2025 ini kami manfaatkan untuk penambahan dua ventilator di ruang ICU”, ujar Direktur RSUD Hospitel Bantarangin, drg Enggar Triadji Sambodo, Rabu (03/09/2025).
Alasan penambahan dua ventilator tersebut karena pihaknya harus memenuhi ketersediaan tujuh puluh lima persen ventilator berbanding jumlah tempat tidur di unit perawatan intensif, sekaligus untuk memenuhi dekredensialing BPJS kesehatan.
Selain itu, anggaran DBHCHT juga dimanfaatkan untuk pembelian bahan habis pakai dalam pelayanan medis kesehariannya. Bahkan demi mendapatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di Hospitel Bantarangin, pihaknya juga akan melakukan pelatihan SDM agar staf rumah sakit beserta tenaga medisnya semakin prosfesional dan bersertifikasi.
“Semoga upaya ini membuat masyarakat semakin nyaman dan tenang dalam menjalani perawatan. Terutama dengan pelayanan profesional, fasilitas lengkap dan SDM yang kompeten”, pungkas Enggar. (adv/ns)












