Pewarta.TV, Madiun – Khitan Ceria yang digelar di halaman Masjid Baiturrahman, Desa Kanung, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, menjadi momen yang sangat berarti bagi 65 anak-anak yang mengikuti acara ini. Acara ini terlaksana berkat kerjasama antara Masjid Baiturrahman, Laznas Nurul Hayat Madiun, dan Komunitas Bunda Berdaya (KOBER) Kanung Sawahan.
Bupati Madiun Hari Wuryanto hadir dalam acara khitan ceria yang dilaksanakan oleh lembaga Nurul Hayat di Masjid baiturrahman, kanung, kecamatan Sawahan pada Sabtu, (5/7/2025) pagi.
Khitanan massal yang diikuti oleh 65 anak, bupati Madiun Hariwuryanto juga menyerahkan secara simbolis penyaluran beasiswa anak yatim, belanja anak yatim, dan kursi roda.
Branch Manager Nurul Hayat Madiun, Khoirul Rohman, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari perayaan Tahun Baru Hijriyah 1447 dan Milad Masjid Baiturrahman ke-3. Selain khitan, acara ini juga dimeriahkan dengan santunan yatim dan janda dhuafa.
“ Ini agenda tahunan, kali ini khiotan diikuti 65 anak dalam rangka dari perayaan Tahun Baru Hijriyah 1447 dan Milad Masjid Baiturrahman ke-3” ungkap Khoirul
Khitan gratis ini dengan metode terbaik, yaitu Super Ring, yang tidak hanya efektif tetapi juga aman bagi anak-anak, sehingga anak bisa langsung beraktivitas seperti biasa. Pun gratis tidak dipungut biaya

“ Khitan metode super ring ini dipilih karena lebih nyaman bagi anak dan minim rasa nyeri. Di ruang tindakan, anak juga bisa bermain ponsel untuk mengurangi rasa cemas saat dokter melakukan prosedur khitan” ujarnya
Sementara Bupati Madiun Hariwuryanto mengungkapkan, bahwa khitanan adalah salah satu bagian dari syariat agama. Dari pandangan agama, fungsi dari khitan adalah mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah, karena Ibadah dimanapun harus bersih.
Diakhir sambutannya, bupati Madiun juga menyampaikan terima kasih kepada lembaga Nurul Hayat dan Super ring khitan yang telah menyelenggarakan khitanan massal yang ditujukan untuk menyempurnakan Thaharah atau bersuci pada kaum laki-laki muslim bukan sebagai pertanda akil baligh.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak, karena ini adalah bagian bagaimana kita menyempurnakan anak-anak kita dalam Thaharah,” pungkasnya.
Bupati Madiun juga mengunjungi lapak-lapak UMKM Kober, yang merupakan salah satu pemberdayaan binaan dari Nurul Hayat Madiun. Ini menunjukkan komitmen Nurul Hayat dalam memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka.(ik)











