Example 728x250
Peristiwa

Jembatan Depok Putus, Dua Warga Ponorogo Tercebur ke Sungai

37
×

Jembatan Depok Putus, Dua Warga Ponorogo Tercebur ke Sungai

Sebarkan artikel ini
Kondisi jembatan Depok di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Ponorogo yang ambrol dan putus mengakibatkan dua warga tercebur ke sungai.

PewartaTV, Ponorogo – Jembatan Depok di Dukuh Masaran, Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo putus dan mengakibatkan dua orang tercebur ke sungai hingga mengalami luka, Kamis (05/02/2026) sekira pukul 01.00 dini hari.

Korban merupakan kakak beradik, yakni Sri Winih (48) dan Ani Wijayanti (31), warga Desa Bekare, Kecamatan Bungkal, yang hendak berangkat kerja di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Bungkal. Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Aisyiyah Ponorogo karena Sri Winih mengalami patah tulang di tangan kiri dan adiknya mengalami luka ringan.

“Sebenarnya tanda – tanda kerusakan jembatan sudah lama, mulai ada keretakan di sisi selatan jembatan. Dan puncaknya tadi malam jembatan penghubung Desa Nambak dan Desa Bekare tersebut ambrol dan putus di sisi utara mengakibatkan dua orang terjatuh ke sungai saat melintas,” ujar Alfian Dwi Purnama, warga setempat.

Akibat putusnya jembatan Depok sepanjang 20 meter dengan kedalaman 10 meter tersebut, warga Desa Koripan, Desa Bekare dan Nambak harus memutar cukup jauh menempuh jarak sekitar 2 hingga 5 kilometer.

Kapolsek Bungkal, AKP M.A Fatoni membenarkan adanya kejadian jembatan putus di Nambak. Hasil olah TKP awal diketahui penyebab ambrolnya jembatan murni faktor alam. Sehingga pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap waspada dalam berkendara terutama pada malam hari saat cuaca hujan.

“Awalnya ada suara bergemuruh saat ambrolnya jembatan. Warga yang berdatangan langsung melakukan evakuasi terhadap korban yang terjebur ke dalam sungai untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit”, ungkap AKP Fatoni.

Selanjutnya, akan dilakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut terkait ambrolnya jembatan Depok di Nambak. Saat ini kondisi jembatan tidak bisa dilewati warga sehingga diharapkan warga mencari jalur alternatif lainnya yang terdekat.

“Kami koordinasi dengan BPBD, Forkopimcam, untuk segera antisipasi berikutnya bagaimana biar arus lalu lintas bisa jalan. Kemudian kita lakukan kerja berarti bersama, untuk pembersihan. Semoga segera ada perbaikan jembatan sementara”, tandasnya. (ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *