Example 728x250
Pemerintah

Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan, Dinkes Ngawi Gelar Orientasi Pengelolaan Gizi Buruk Terintegrasi

74
×

Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan, Dinkes Ngawi Gelar Orientasi Pengelolaan Gizi Buruk Terintegrasi

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Ngawi – Untuk peningkatan kapasitas tenaga kesehatan puskesmas dalam penanganan gizi buruk secara terintegrasi Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Orientasi Pengelolaan Gizi Buruk Terintegrasi (PGBT) di Kabupaten Ngawi, Bertempat di Kurnia Convention Hall pada hari, Rabu (13/8/2025)

Orientasi Pengelolaan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dokter Umum, Pengelola Gizi, dan juga Perawat/Bidan seluruh puskesmas di Kabupaten Ngawi. Sekaligus pemberian materi yang disampaikan oleh narasumber dr. Karina Widowati, MPH Perwakilan UNICEF Jawa Timur dan Paramita Viantry, S.Gz, RD, M.Biomed Dosen Prodi S1 Gizi UNUSA.

Kepala Dinas Kesehatan Ngawi,dr. Yudono, mengungkapkan bahwa balita dengan gizi buruk memiliki risiko serius, baik dalam jangka pendek maupun panjang, mulai dari gangguan tumbuh kembang, penurunan fungsi kognitif, hingga peningkatan kerentanan terhadap penyakit.

“Balita gizi buruk sangat rentan terhadap infeksi. Tidak jarang, gizi buruk justru disebabkan oleh penyakit infeksi. Penanganannya harus terintegrasi antara rawat inap, rawat jalan, dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap

Dr.Yudono menambahkan, apabila program pemberdayaan masyarakat dan deteksi dini berjalan optimal, maka balita gizi buruk dapat ditangani melalui pelayanan rawat jalan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tenaga kesehatan puskesmas memiliki kemampuan lebih baik dalam memberikan layanan bagi balita gizi buruk, sekaligus memperkuat sinergi antara fasilitas kesehatan dan masyarakat.(ik/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *