Pewarta.TV, Magetan – Perajin batik gepilo, getuk, pisang, lopis di Magetan Jawa Timur diproduksi ibu-ibu rumah tangga berharap hasil karyanya dapat terserap terjual di lokasi koperasi desa merah putih
Seperti dikerjakan ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Magetan Jawa Timur, ibu-ibu di kelurahan ini sudah lima tahun menekuni kerajinan batik motif gapelo yang mampu menghasilkan rupiah
Pekerjaan ibu-ibu rumah tangga dengan ulet, bersabar dalam membatik, patut mendapatkan dukungan dan apresiasi pemerintah, mampu menciptakan lapangan kerja di wilayahnya
Dijelaskan Marlini, perajin batik motif gepilo kelurahan Magetan, ia dan ibu rumah tangga lain di wilayahnya menekuni batik sudah lima tahun silam hasil penjualanya dapat digunakan untuk mendongkrak kebutuhan ekonomi harian keluarga
“Batik gapelo ini sudah berjalan sejak 5 tahun lalu dengan memberdayakan ibu- ibu di sekitar agar juga mendapat penghasilan” kata Marlini, Senin (15/9/2025)
Dalam satu kain batik di jual seratus sembilan puluh ribu rupiah, tinggal kesulitan, bahan. Pembatik berharap hasil karyanya terserap program pemerintah pusat koperasi desa merah putih
“ Kita jual 190 ribu bervareasi harganya tergantung Tingkat kesulitan, dan juga bahanya. Kita berharap dengan adanya Kopdes Batik Gapela bisa masuk terserab terjual melalui Kopdes Merah Putih” pungkasnya (jk)












