Pewarta.TV, Jakarta – Guna membangkitkan kembali kejayaan tinju Indonesia era 80-an hingga awal 2000-an, sekaligus membuka jalan lahirnya atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama bangsa di panggung internasional, Ring TARKAM Part 3 akan kembali digelar pada Juli mendatang di Ponorogo.
Ajang tinju bergengsi yang diselenggarakan ‘Gbrand Sport’ dengan mengusung tema “Tinjunya Anak Kampus” tersebut diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan dan pembuktian
kemampuan petinju-petinju muda berbakat dari seluruh Indonesia.
Ring TARKAM sendiri digagas oleh sosok anak muda bernama Muhammad Gibran Cahyaning Pengeran, yang membuktikan bahwa mimpi besar bisa diwujudkan meski berangkat tanpa tim mapan dan sponsor besar di awalnya.
Gibran, yang kini tercatat sebagai promotor tinju termuda peraih rekor MURI, percaya bahwa pendekatan sportainment adalah cara untuk membuat tinju lebih dekat dan lebih menarik di mata generasi baru.
“Ring TARKAM adalah ruang bagi anak-anak muda untuk belajar dan berkompetisi, sekaligus membawa tinju lebih populer dan dicintai. Saya berharap
ajang ini bisa melahirkan bintang-bintang baru yang kelak membawa harum nama Indonesia,” kata Gibran dalam konferensi pers, yang digelar di Studio 6 MNC Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (24/06/2025).
Menurutnya, Ring TARKAM bukan hanya sekedar kompetisi, namun ajang adu jotos ini diciptakan untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan
memperkuat ekosistem tinju nasional, khususnya di kalangan generasi muda.
Sejak awal perjalanannya, Ring TARKAM telah menarik perhatian banyak pihak dan menjadi fenomena baru dalam olahraga tinju. Part 1 di Surabaya menandai langkah pertama dengan antusiasme luar biasa, hingga kemudian Part 2 di Alun-Alun Ponorogo mampu menghadirkan lebih dari 13.000 penonton dan menjelma sebagai pesta rakyat tinju.
Kini, Ring TARKAM Part 3 siap mencetak rekor baru dan membawa semangatnya ke tingkat regional.Diselenggarakan oleh Gbrand Sport, Ring TARKAM Part 3 didukung raksasa media seperti MNC Media dan POPS, serta disiarkan secara langsung ke Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Dengan begitu, euforia tinju anak kampus tak hanya bisa dinikmati penonton di lokasi, tetapi juga para penikmat olahraga di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara.
“Ring TARKAM Part 3 ini akan kami gelar selama tiga hari, 24–26 Juli 2025, dan menampilkan total 17 laga bergengsi yang terdiri dari 10 laga amatir, 6 laga profesional, dan 1 laga perebutan Sabuk
WBC Asia” ujar Gibran.
Selain Sabuk WBC Asia, terdapat sabuk-sabuk prestisius lainnya seperti Sabuk Emas Bupati, Sabuk Ring TARKAM, dan Sabuk KTI untuk memberikan panggung kepada para petinju berprestasi sekaligus memacu semangat mereka menuju level kompetisi lebih tinggi.
Yang lebih menarik, Ring TARKAM Part 3 ini nantinya juga akan menghadirkan legenda tinju Indonesia seperti Ellyas Pical, Daud Yordan, dan Chris John. Kehadiran mereka menjadi simbol kesinambungan generasi dan pengingat bahwa perjuangan dan dedikasi adalah kunci menuju prestasi.
“Semoga ajang Ring TARKAM ini bisa menciptakan platform bagi anak muda untuk menyalurkan bakat dan minat mereka dalam olahraga tinju, sambil tetap menjaga nilai-nilai pendidikan dan kehidupan yang sederhana,” pungkasnya. (ns)










