Example 728x250
Pemerintah

Bupati Madiun Lantik 105 Pejabat di lingkungan Pemkab Madiun

4
×

Bupati Madiun Lantik 105 Pejabat di lingkungan Pemkab Madiun

Sebarkan artikel ini
Bupati Madiun Hari Wuryanto melantik dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap 105 pejabat manajerial di lingkungan Pemkab Madiun, di Pendopo Muda Graha Kab. Madiun, Rabu (4/11/2026)

Pewarta.TV, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melantik dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap 105 pejabat manajerial di lingkungan Pemkab Madiun, di Pendopo Muda Graha Kab. Madiun, Rabu (4/11/2026)

Adapun 105 pejabat yang dilantik, terdiri atas 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), 48 Pejabat Administrator, dan 51 Pejabat Pengawas. Untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, pejabat yang dilantik diantaranya, Indra Setyawan, sebagai Kepala BKPSDM, Heru Kuncoro, sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik; Paryoto, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup; Muhamad Zahrowi, sebagai Asisten Administrasi Umum; Yohanes Cahyono, sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; serta Kus Hendrawan, sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro.

Sedangkan 48 Pejabat Administrator yang dilantik menempati sejumlah posisi strategis, di antaranya camat, sekretaris dinas dan badan, kepala bagian di lingkungan Setda dan Sekretariat DPRD, Direktur RSUD Caruban, serta kepala bidang. Adapun 51 Pejabat Pengawas mengisi jabatan kepala subbagian, kepala seksi, lurah Bangunsari dan Mlilir, serta sekretaris kelurahan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto menegaskan, rotasi dan mutasi jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjunjung tinggi etika birokrasi.

Menurutnya, mutasi bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus mempercepat pencapaian visi dan misi Kabupaten Madiun.

“Tujuan utama mutasi adalah untuk meningkatkan kinerja pemerintah dan mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan. Saudara harus dapat memaksimalkan potensi dan kompetensi untuk meningkatkan kinerja pada posisi yang baru,” kata Hari Wuryanto

Ia meminta pejabat menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai tersebut harus diwujudkan melalui inovasi dan pelayanan publik yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Hari Wuryanto mengingatkan  agar pejabat menerapkan filosofi kepemimpinan Ki Hajar Dewantara, yakni Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani.

Artinya, seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan bagi bawahannya, membangun kebersamaan saat berada di tengah-tengah tim, serta memberikan dorongan agar seluruh pegawai berkembang dan bekerja maksimal.

“Kejujuran adalah modal utama dalam melaksanakan tugas kepada bangsa dan negara. Saudara akan lebih sukses kalau bekerja dengan sungguh-sungguh dan lebih bahagia kalau bekerja dengan jujur,” tegasnya.

Hari Wuryanto menjelaskan, pengisian jabatan tersebut telah melalui prosedur sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk memperoleh persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Khusus jabatan pimpinan tinggi pratama, pengisian dilakukan berdasarkan hasil uji kompetensi oleh panitia seleksi.

Pemkab Madiun,  masih akan mengusulkan pengisian sejumlah jabatan yang kosong kepada pemerintah pusat. Langkah tersebut termasuk penyesuaian kelembagaan dan pengisian jabatan setelah penggabungan Dinas Pertanian dan Peternakan, serta rencana peningkatan status Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD).

Hari Wuryanto berharap seluruh pejabat mampu menjaga nama baik pemerintah daerah, mengedepankan integritas dan loyalitas, serta bekerja secara harmonis demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang “ Bersahaja” (ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *