Pewarta.TV, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini melalui program revitalisasi berskala besar yang menyasar 89 satuan PAUD di berbagai desa. Guna memastikan seluruh proses berjalan bersih, transparan, dan akuntabel, pemerintah menerapkan strategi Early Warning System (EWS) sebagai langkah deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi penyimpangan.
Sosialisasi di laksanakan Selasa (20/10/2026) di gedung Dwija hayu dinas pendidikan dan kebudayaan, di ikuti oleh kepala desa,kepala sekolah paud, panitia pembangunan pendidikan, dan konsultan pengawasan revitalisasi PAUD.
Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi mengatakan bahwa langkah strategis ini selaras dengan arah kebijakan nasional dalam RPJMN 2025–2029 di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan wajib belajar 13 tahun.
Lebih lanjut wabub mengatakan , revitalisasi sekolah tidak sekadar berfokus pada perbaikan fisik bangunan, melainkan upaya fundamental untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi anak-anak.
“Pendidikan Anak Usia Dini adalah fondasi emas pembentukan karakter dan kecerdasan anak-anak kita. Investasi pada jenjang ini tidak boleh main-main,” ungkapnya.
Dikatakan pula, agar pelaksanaan di lapangan tetap berada di jalur yang benar (on the track), seluruh pemangku kepentingan mulai dari Dinas Pendidikan, kepala desa, kepala sekolah, hingga panitia pembangunan, diminta untuk mengedepankan tiga pilar utama. Pilar tersebut mencakup pengawasan deteksi dini secara menyeluruh di setiap tahapan mulai dari perencanaan hingga pengerjaan fisik, memperkuat integritas moral agar tidak ada penyalahgunaan anggaran, serta melakukan pencegahan risiko hukum melalui pemahaman regulasi yang matang dan pendampingan dari aparat penegak hukum seperti kejaksaan dan kepolisian.
Melalui sosialisasi EWS ini, seluruh pihak diharapkan mampu mengenali titik rawan serta bersama-sama mengawal suksesnya program revitalisasi PAUD demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersih, sehat, dan sejahtera. (ik/kmf)











