Example 728x250
Serba-Serbi

Pastikan Tepat Sasaran, Deputi Bapanas RI Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan di Ponorogo

2
×

Pastikan Tepat Sasaran, Deputi Bapanas RI Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan di Ponorogo

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Ponorogo – Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Ponorogo mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional RI Andriko Noto Susanto melakukan monitoring langsung ke titik distribusi, Jum’at (04/09/2026).

Lokasi yang menjadi titik monitoring salah satunya adalah Kelurahan Jingglong, Kecamatan Ponorogo. Kunjungan ini untuk memastikan bantuan pangan berupa beras sampai ke masyarakat penerima manfaat secara tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran.

Selain itu, monitoring dilakukan untuk mengecek kelancaran rantai pasok dari gudang Bulog hingga ke tangan KPM. Sekaligus memastikan kualitas beras yang disalurkan sesuai standar.

“Kami ingin memastikan bantuan pangan gratis dari Presiden Prabowo ini benar-benar sampai dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ponorogo menjadi salah satu wilayah prioritas pengawasan kami,” ujar Deputi Bapanas RI, Andriko Noto Susanto.

Andriko menjelaskan bahwa bantuan pangan gratis kali ini berupa beras dimana setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan beras sebanyak 30 kilogram yang disalurkan bertahap mulai bulan Juli hingga September melalui Perum Bulog.

“Kami mendorong agar proses penyaluran dapat segera diselesaikan, dan di Ponorogo ini saya melihat pendistribusian bantuan kepada penerima berjalan lancar. Semoga dengan bantuan pangan gratis ini bisa meringankan masyarakat miskin dan miskin ekstrim dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari”, jelasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, yang menyampaikan bahwa Bulog berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga, serta memperlancar distribusi bantuan pangan di wilayahnya yang mencakup tiga kabupaten yakni Ponorogo, Pacitan dan Magetan dengan total mencapai 315 ribu penerima, sedangkan untuk Ponorogo sendiri ada sekitar 141.935 keluarga penerima manfaat.

Lebih lanjut, Budiwan menegaskan bahawa berkat sinergi antara Bapanas, Bulog, dan Pemkab Ponorogo,penyaluran bantuan kali ini bisa berjalan lancar tanpa kendala.

“Semoga dengan bantuan pangan ini dapat meringankan beban ekonomi, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Adapun, adanya monitoring langsung ini, tentunya agar penyaluran bantuan pangan di Ponorogo dan wilayah lain dapat terus berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran”, tegasnya. (ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *