Pewarta.TV, Ponorogo – Semangat gotong royong kembali menyala di Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor. Rehab Rumah Tidak Layak Huni milik Parmi (58) yang menjadi sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo kini telah mencapai tujuh puluh persen.
Saat ini Satgas bersama warga fokus pada pengecoran rabat beton. Setelah tahap ini selesai, pengerjaan akan dilanjutkan ke pemasangan kerangka atap, Minggu (09/08/2026).
“Pekerjaan saat ini adalah pengecoran rabat beton. Setelah ini akan dilanjutkan dengan pemasangan kerangka atap,” kata Miskun, tokoh masyarakat Dukuh Gupit yang mengoordinir warga.
Menurut Miskun, keterlibatan warga merupakan bentuk kepedulian nyata untuk membantu sesama. Kekompakan antara masyarakat Gupit dan anggota Satgas TMMD menjadi kunci utama percepatan pembangunan.
“Kami yakin rehab rumah ini bisa selesai sesuai waktu yang telah ditentukan. Masyarakat bersama anggota TNI terus kompak bekerja agar pembangunan segera rampung,” ujarnya optimis.
Di lapangan, suasana kebersamaan terlihat jelas. Anggota Satgas TMMD 129 dan warga bahu-membahu, mulai dari mengaduk semen, mengangkut material, hingga melakukan pengecoran.
“Program rehab RTLH ini diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga memberikan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi Parmi beserta keluarganya”, pungkasnya. (ns)












