Pewarta.TV, Ponorogo – Pembangunan Jembatan Bibis penghubung Dukuh Bibis dan Gupit, Desa Bulu Lor, tak hanya fokus pada kekokohan struktur. Untuk itu, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo bersama warga mulai mengerjakan saluran pembuangan air di kanan-kiri jembatan, Jum’at (07/08/2026).
Langkah ini penting karena kontur lokasi jembatan tidak rata. Sisi Bibis lebih tinggi dari sisi Gupit, sehingga rawan genangan saat hujan.
“Pagi ini pekerjaan di lokasi pembangunan jembatan Bibis adalah pembangunan selokan saluran air kanan kiri jembatan. Kami diarahkan oleh tim teknik TMMD Kodim Ponorogo agar melaksanakan pekerjaan pendukung jembatan,” ujar Sukadi (58), Kamituwo Bibis, di sela mengarahkan warganya.
Menurutnya, saluran ini adalah kunci agar jembatan awet dan aman digunakan.
“Memang kondisi lahan titik dibangunnya jembatan ini tidak rata, maka dibutuhkan saluran pembuangan air ke sungai. Kalau tidak ada saluran pembuangan, nanti saat musim penghujan air akan mengalir menuju badan jembatan, yang mengakibatkan gangguan pada penggunaannya,” tambahnya.
Di lapangan terlihat semangat gotong royong. Belasan anggota Satgas TMMD bersama puluhan warga Dukuh Bibis membagi tugas dengan rapi. Ada yang memecah batu, mengaduk pasir dan semen dengan mesin molen, hingga tukang ahli yang memasang batu sesuai benang ukur.
“Perhitungan matang dari awal pembangunan hingga detail pendukung seperti selokan ini, menunjukkan TMMD ke-129 tidak hanya membangun jembatan, tapi juga memastikan jembatan itu kuat dan tahan lama untuk warga Bulu Lor,” pungkasnya. (ns)












