Example 728x250
Pemerintah

Padang Mbranang 2026, Ajang Kreativitas Digital Menjaga Tren Kunjungan Wisata Ke Kota Madiun

8
×

Padang Mbranang 2026, Ajang Kreativitas Digital Menjaga Tren Kunjungan Wisata Ke Kota Madiun

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Kota Madiun – Peringatan Hari Jadi Kota Madiun , Pemerintah Kota Madiun menggelar Padang Mbranang 2026,. Ajang kreativitas digital yang dipusatkan di Balai Kota Madiun dan kawasan Pahlawan Street Center (PSC) yang berlangsung pada 24-26 Juli 2026

Sebanyak 15 peserta dari Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Tiga agenda utama menjadi  dalam penyelenggaraan tahun ini, yakni Southeast Asia Video Mapping Competition, Digital Art Installation, dan Creative Workshop. Pertunjukan video mapping ditampilkan setiap malam mulai pukul 19.00 WIB di fasad Gedung Balai Kota Madiun, sedangkan instalasi seni digital interaktif dapat dinikmati di koridor bawah tanah PSC.

Plt. Wali Kota Madiun , Bagus Panuntun, mengatakan penyelenggaraan Padhang Mbranang menjadi upaya menghidupkan ruang publik sekaligus menjaga tren kunjungan wisata ke Kota Madiun. Bagus menyebut, berbagai fasilitas yang telah dibangun perlu diisi dengan kegiatan kreatif agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Infrastruktur kita sudah lebih dari cukup. Tinggal bagaimana mengisi ruang-ruang yang telah dibangun dengan kegiatan yang menarik sehingga mampu mendongkrak kunjungan wisata ke Kota Madiun,” kata Bagus. Jumat (24/7/2026)

Selain itu, pemerintah juga menggandeng putra daerah yang berkiprah di industri kreatif untuk mengembangkan ekosistem video mapping dan seni digital di Kota Madiun. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta lokal sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif.

“Cita-cita kami adalah menjadikan Madiun semakin dikenal hingga tingkat internasional. Meski kota kecil, kami berani menghadirkan event bertaraf internasional dengan peserta dan dewan juri dari berbagai negara,” pungkasnya

Selain menyediakan total hadiah sekitar Rp25 juta untuk kompetisi video mapping, karya terbaik nantinya akan dimanfaatkan sebagai konten visual untuk mempercantik Balai Kota dan berbagai ruang publik di Kota Madiun. Bagus juga berharap ramainya pengunjung selama penyelenggaraan mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM di sekitar lokasi acara. (ik/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *