Example 728x250
Pemerintah

Deteksi Dini TB, Dinkes Magetan Gelar Skrining Gratis

16
×

Deteksi Dini TB, Dinkes Magetan Gelar Skrining Gratis

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Magetan – Untuk meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat, Pemkab Magetan melalui Dinas kesehatan menggelar pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan Skrining Sistematis Tuberkulosis (SSTB), di Puskesmas Ngariboyo, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang memberikan pelayanan pemeriksaan TBC gratis tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Sumantri

Pada 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan menargetkan penemuan 1.878 kasus TBC. Namun hingga saat ini, baru 580 kasus yang berhasil ditemukan dan ditangani atau sekitar 31 persen dari target.

Rohmat Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan,  mengatakan percepatan penemuan kasus menjadi salah satu strategi utama dalam pengendalian TBC. Semakin cepat pasien teridentifikasi, semakin cepat pula pengobatan dapat diberikan sehingga risiko penularan kepada orang lain dapat ditekan.

“Kami terus mengoptimalkan penemuan kasus secara aktif agar penderita TBC dapat segera terdiagnosis dan menjalani pengobatan. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memutus rantai penularan ,” kata Rohmat

Untuk mengejar target tersebut, Dinas Kesehatan menjalankan program Active Case Finding (ACF) TBC yang diintegrasikan dengan Program Cek Kesehatan Gratis dari Kementerian Kesehatan. Dalam pelaksanaannya, pemerintah memanfaatkan satu unit rontgen portabel yang dijadwalkan berkeliling ke sejumlah puskesmas di Kabupaten Magetan guna melakukan skrining TBC.

Sementara Bupati Magetan, Nanik Sumantri  menegaskan bahwa tingginya target penemuan ini penting sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini. Meskipun harapan utama masyarakat adalah terbebas dari TBC (Zero TBC), langkah aktif melacak dan menemukan kasus tersembunyi tetap harus dilakukan agar rantai penularan dapat diputus.

Bupati menjelaskan jika  layanan skrining TB gratis dengan rontgen portable ini tidak hanya berpusat di Ngariboyo, melainkan digelar secara keliling (mobile) di seluruh wilayah Kabupaten Magetan.

“Layanan ini sudah terjadwal secara keliling. Ada 22 Puskesmas di Kabupaten Magetan yang kita jadwalkan secara bergantian, dan kebetulan hari ini jadwalnya berada di Puskesmas Ngariboyo,” pungkasnya.

Guna melancarkan pelayanan ini, Pemkab Magetan menjalin kolaborasi dan kerja sama dengan sejumlah pihak, di antaranya RSUD dr. Sayidiman Magetan, Rumah Sakit DKT (Dungus), serta Stop TB Partnership Indonesia (STPI).(ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *