Example 728x250
Pemerintah

Pemkab Madiun Serahkan 55 Mobil Siaga Desa, Komitmen Pemerintah Daerah Perluas Akses Layanan Masyarakat

52
×

Pemkab Madiun Serahkan 55 Mobil Siaga Desa, Komitmen Pemerintah Daerah Perluas Akses Layanan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyerahkan mobil siaga desa, Sabtu (18/7/2026)

Pewarta.TV, Madiun – Bertepatan dengan Hari Kabupaten Madiun kr-458, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Madiun menyerahkan 55 unit mobil siaga kepada pemerintah desa di Kabupaten Madiun, Sabtu (18/7/2026).

Penyerahan simbolis  dilakukan Bupati Madiun Hari Wuryanto  kepada lima perwakilan kepala desa usai upacara peringatan Hari Jadi ke-458 di Pendapa Ronggo Djoemeno, Caruban.

Hari Wuryanto mengatakan program satu desa satu mobil siaga merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses layanan masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan keadaan darurat.

“Ini merupakan visi misi kami untuk memberikan layanan kepada seluruh masyarakat. Tahun lalu kami menyerahkan 15 unit, tahun ini 55 unit, sehingga total sudah 70 mobil siaga. Masih kurang 136 unit dan mudah-mudahan tahun depan bisa selesai,” kata Bupati Madiun Hari Wuryanto

Bupati menyebut, keberadaan mobil siaga di setiap desa diharapkan mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera melalui pelayanan yang lebih cepat.

Bupati menjelaskan mobil siaga akan digunakan untuk melayani berbagai kebutuhan warga, mulai dari mengantar pasien ke puskesmas atau rumah sakit, pemeriksaan kesehatan, hingga penanganan kondisi darurat lainnya.

“Kalau ada keperluan ke rumah sakit, pemeriksaan maupun penanganan, mobilnya sudah siap melayani masyarakat,” ujarnya

Sementara, Kepala DPMD Kabupaten Madiun Supriadi menambahkan penyerahan mobil siaga ini merupakan upaya memperkuat layanan dasar di tingkat desa, khususnya di bidang kesehatan dan kegawatdaruratan.

“Di momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, DPMD menyerahkan 55 unit mobil siaga untuk 55 desa, Ini adalah wujud nyata inovasi dan kolaborasi Pemkab Madiun dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat desa,” kata Supriadi

Mobil siaga akan difokuskan untuk pelayanan rujukan kesehatan, antar jemput ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas, serta penanganan kejadian luar biasa di desa.

“ Kami berharap mobil siaga ini dikelola dengan baik, transparan, dan tepat sasaran. Tujuannya satu, menekan angka kematian ibu dan bayi serta mempercepat respon saat terjadi keadaan darurat. Ke depan, kami akan terus berupaya agar seluruh desa di Kabupaten Madiun memiliki mobil siaga,” pungkasnya

Program Mobil Siaga Desa dikelola oleh pemerintah desa sebagai fasilitas ambulans dan kendaraan darurat. Selain untuk evakuasi pasien, kendaraan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk pelayanan sosial yang bersifat mendesak, khususnya di wilayah pedesaan.

Pemkab Madiun menargetkan seluruh desa di wilayahnya memiliki satu mobil siaga agar pelayanan kesehatan dan kedaruratan dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan merata. (ik).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *