Pewarta.TV, Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun sekaligus mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027, Keluarga Besar Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Madiun menggelar doa bersama, di Masjid Agung Quba, Caruban, Rabu (15/7/2026).
Tak kurang dari 370 peserta mengikuti doa bersama yang terdiri atas guru PAI SD se-Kabupaten Madiun, perwakilan guru SMP, SMA, dan SMK, kepala sekolah, serta pengawas dari Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama.
Bupati Madiun Hari Wuryanto yang hadir pada kesempatan tersebut menegaskan bahwa doa merupakan bagian penting setelah berbagai ikhtiar dilakukan. “Kita sudah berikhtiar luar biasa. Namun ikhtiar terakhir adalah berdoa. Kalau hanya berusaha tanpa berdoa, itu bentuk kesombongan. Karena itu kami tidak ingin menjadi orang yang sombong di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Bupati berharap, doa yang dipanjatkan secara berjamaah ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Madiun, terlebih diikuti ratusan guru PAI yang memiliki niat tulus untuk kemajuan daerah, sehingga dirinya menyampaikan apresiasi kepada para guru agama yang selama ini berperan membentuk karakter generasi muda.
“Berkat beliau-beliau (para guru PAI), anak-anak kita yang belum bisa membaca Al-Qur’an menjadi bisa, yang belum bisa berdoa menjadi bisa, dan yang belum bisa salat menjadi bisa. Mereka mendidik anak-anak kita menjadi pribadi yang saleh dan salehah,” pungkasnya (ik)












