Example 728x250
Pemerintah

Pemkab Madiun Gelar Gathering Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Terpadu

39
×

Pemkab Madiun Gelar Gathering Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Terpadu

Sebarkan artikel ini

Pewarta.TV, Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mengadakan pertemuan strategi pengelolaan sampah terpadu sebagai langkah untuk memperkuat kerja sama antar sektor dalam meraih pengelolaan sampah yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan. Acara tersebut berlangsung  Senin, 26 Januari 2026, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun.

Acara ini dihadiri oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga perwakilan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP).
Selain itu, pertemuan ini juga menghadirkan Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Pengelolaan Sampah serta Vice President PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia sebagai pembicara utama.

Pertemuan ini diadakan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 yang menetapkan target pengelolaan sampah 100 persen pada tahun 2029.
Pemerintah daerah merasa perlu menyamakan pemahaman dan memperkuat kerja sama antarinstansi agar kebijakan pengelolaan sampah dapat berjalan secara bersama-sama, bukan hanya secara terpisah.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan bahwa masalah sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup saja, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh perangkat daerah.

Menurut Bupati , pengelolaan sampah harus dilihat sebagai isu strategis yang berkaitan erat dengan lingkungan, kesehatan, ekonomi, serta kualitas hidup masyarakat.

“Pengelolaan sampah harus dilakukan secara terpadu, mulai dari awal hingga akhir.
Diperlukan perencanaan yang matang, pendanaan yang berkelanjutan, serta komitmen bersama agar target nasional dapat tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup menjelaskan bahwa pemerintah pusat mendorong daerah untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis kerja sama, inovasi teknologi, serta partisipasi masyarakat. Kabupaten Madiun dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi contoh daerah yang mampu mengelola sampah secara berkelanjutan.

Dalam sesi diskusi, para peserta juga membahas berbagai tantangan dalam pengelolaan sampah di wilayah tersebut, mulai dari keterbatasan infrastruktur, pendanaan, hingga perubahan perilaku masyarakat.
Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rencana strategi yang dapat diterapkan secara nyata dan sesuai dengan kondisi lokal.

Melalui acara ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap dapat terbentuk komitmen bersama seluruh pihak terkait dalam mendukung terwujudnya pengelolaan sampah terpadu, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.(putri/ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *